Kementerian ESDM Raih Penghargaan Pengelolaan Medsos Terbaik

29
Ajang Indonesia Digital Initiative Award 2019

MONITOR, Jakarta – Catatan manis kembali ditorehkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ya, itu setelah Kementerian tersebut didaulat sebagai Pengelola Media Sosial Terbaik Pertama untuk seluruh Kementerian dan Lembaga Legislatif pada ajang Indonesia Digital Initiative Award 2019. 

“Kami fokus mengelola informasi dan publikasi program Kementerian ESDM melalui platform media sosial sejak awal tahun 2019. Prestasi ini tak lebih berkat bimbingan teman-teman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang membawahi komunikasi dan terutama seluruh pegawai Kementerian ESDM dalam memberikan inovasi pelayanan yang berkualitas berbasis digital,” ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial usai menerima penghargaan di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (20/9). 

Menurut Ego, agar informasi media sosial dilirik oleh anak muda, inovasi dan kreativitas menjadi kunci penting dalam pengelolaan media sosial Kementerian ESDM.

“Sesuai arahan Menteri ESDM bahwa seluruh kegiatan Kementerian ESDM harus  disebarluaskan  melalui media sosial, seperti BBM Satu Harga dan rasio elektrifikasi. Penyampaianya harus dilakukan secara kreatif,” ungkapnya. 

Peran media sosial, sambung Ego, pada revolusi industri 4.0 dinilai sangat penting dalam menyelaraskan kebijakan energi dan mineral bagi publik.

“Generasi milenial lebih memilih mencari informasi di medsos, ini harus dimanfaatkan secara optimal demi menyebarluaskan informasi dan pemahaman tentang Energi Berkeadilan,” kata Ego. 

Raihan positif ini mengungguli Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perhubungan dalam kategori Media Sosial. Ego mengaku bersyukur karena apa yang dilakukan Kementerian ESDM diapresiasi masyarakat.

“Atas nama Kementerian ESDM, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Komitmen kami tentang pelayanan publik menjadi prioritas utama tidak akan berubah,” tegas Ego. 

Indonesia Digital Innovation Award 2019 merupakan ajang apresiasi tahunan yang diberikan kepada Kementerian dan lembaga legislatif yang melakukan inovasi teknologi informasi untuk mendorong terlaksananya good governance, keterbukaan informasi dan pelayanan publik yang baik. 

Khusus untuk kategori media sosial, penilaian meliputi brand image yang menjadi dasar dalam membangun citra instansi yang positif, konten informasi yang terkini dan kekinian, serta kecepatan atas merespon pelayanan publik/netizen.