PDIP Kalteng Mulai Lakukan Seleksi Bakal Cagub dan Cawagub 2020

142

MONITOR, Kalteng – Pengurus PDI Perjuangan di tingkat Provinsi dan Kabupaten sudah mulai menjaring para Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur maupun bakal calon Bupati dan wakil Bupati untuk Pilkada Serentak tahun 2020.

Demikian dengan DPD PDIP Kalimantan Tengah (Kalteng). Persiapan juga tengah dilakukan dengan membuka pendaftaran bagi bakal Calon Gubernur (Cagub) Calon Wakil Gubernur (Cawagub).

Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng, Arton S. Dohong mengatakan, PDIP Kalimantan Tengah sudah melakukan berbagai persiapan.

“Pertama, kami sudah mulai membuka pendaftaran bakal Calon Gubernur maupun bakal calon wakil gubernur Provinsi Kalteng serta (kedua) pendaftaran untuk bakal Calon bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur Kalteng, dan berakhir sampai dengan tanggal 28 September 2019,” terang Arton S. Dohong, Senin (16/9/2019).

Menurut Arton, langkah-langkah yang sudah diambil bukan hanya sampai diproses pendaftaran, namun juga melakukan konsolidasi partai sampai ke tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) di Kecamatan.

Pihaknya masih memberikan kesempatan kepada seluruh masing-masing DPC se-Kalteng untuk membuat jadwal, kapan ada kesiapan dari masing-masing DPC untuk menyelenggarakan musyawarah Cabang di Kalteng.

“Secara partai kita memang sudah siap. Tidak ada alasan untuk PDI Perjuangan tidak siap untuk suksesi pilkada Gubernur maupun Bupati se-Kalimantan Tengah tahun 2020 nanti. Kami seluruh kader siap untuk pertarungan di Pilkada 2020 ini,” katanya.

Arton menjelaskan, sampai saat ini sejak pendaftaran dibuka, sudah banyak yang mendaftar sebagai bakal calon gubernur. Bahkan petahana merupakan orang yang pertama mendaftar.

Menurut Arton sudah banyak yang mengambil formulir yang disiapkan partainya, namun baru satu yang mengembalikan formulir ke panitia pendaftaran.

“Ketika nanti sudah selesai masa pendaftaran, nantinya seluruh bakal calon yang sudah mendaftar akan disosialisasikan secara resmi ke DPD PDI Perjuangan,” terangnya.

Menurutnya, dalam keterangan saat pendaftaran, siapa pun boleh saja mendaftar ke pengurus di tingkat kecamatan (PAC) atau ke tingkat DPC (tingkat Kabupaten Kota), bahkan juga bisa ke DPD dan ke DPP.

“Jadi tidak harus ke DPD, bisa saja langsung ke DPP,itu perintahnya,” tandas Arton.

Secara khusus untuk nama-nama siapa saja yang sudah mendaftar sebagai bakal calon, Arton mengatakan pihaknya masih belum bisa menyebutkan siapa saja yang sudah mendaftar sebab masih banyak bakal calon yang belum mengembalikan formulir pendaftaran.

Sementara itu, Ketua Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan) provinsi Kalimantan Tengah Rudi Ohoiulun menyatakan dukungannya kepada bakal calon Gubernur dan Bupati yang akan bertarung di Pilkada 2020.

Dalam hal ini, Kombatan Kalimantan Tengah akan bersinergi dengan rumah besar PDI Perjuangan dalam pilkada 2020 mendatang.

“Sebenarnya apa yang hari ini kemungkinan di calonkan oleh DPD saya kira itu bagian dari Kombatan juga. Jadi sama saja ya,” ujar Rudi Ohoiulun, Minggu (15/9/2019).

“Jadi keputusan DPD PDI Perjuangan itu adalah tegak lurus dan harus dilaksanakan oleh Kombatan. Kita mensuport mereka dan siap mengawal dan memenagkan seluruh kebijakan di rumah besar PDI Perjuangan, termasuk memenangkan mereka yang diusung. Apapun keputusan DPP, itulah yang kita dukung,,” tandasnya.

Diketahui, untuk pilkada tahun 2020 mendatang, ada dua proses pemilihan di provinsi Kalimantan Tengah. Pertama untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, dan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Kotawaringin Timur.