PARLEMEN

Basarah Minta Generasi Muda Teladani Api Perjuangan Habibie

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menyampaikan rasa belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya Presiden RI ke 3 Bacharuddin Jusuf Habibie atau akrab disapa BJ Habibie.

Dikatakannya, Habibie adalah seorang negarawan sekaligus ahli pesawat terbang yang diakui dunia. Karena itulah generasi muda harus mewarisi api perjuangan almarhum.

“Kami ucapkan duka cita sedalam-dalamnya. Kita bangsa Indonesia kehilangan tokoh bangsa sekaligus negarawan, ahli pesawat terbang lulusan Jerman yang keilmuannya diakui dunia,” kata Basarah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/9).

Menurut legislator dari fraksi PDIP itu mengatakan bahwa ada banyak nilai-nilai keteladanan yang bisa dipetik dari seorang insinyur lulusan Jerman tersebut.

Di bidang teknologi misalnya, Habibie demikian visioner. Ketika menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi pada tahun 1978-1998, Habibie berhasil menorehkan prestasi mumpuni. Indonesia berhasil membuat pesawat terbang N250 yang diluncurkan pada tahun 1995. 

“Inilah visi besar Habibie untuk bangsa Indonesia. Habibie berhasil melakukan terobosan mutakhir. Indonesia bergerak dari negara agraris menuju negara industri melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknolgi,” terang Basarah.

Perihal capaian prestasi Habibie dalam bidang teknologi  khususnya di bidang kedirgantaraan tidak bisa dilepaskan dari figur Bung Karno. Hal tersebut dikisahkan sendiri oleh Habibie ketika memberikan orasi ilmiah saat peluncuran Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG) di Balai Sidang UI, Depok pada Selasa 25 Juni 2019.

“Habibie adalah produk Bung Karno. Habibie berhasil mewujudkan visi besar Bung Karno menyatukan Indonesia melalui jalur udara,” jelas Basarah.

Pun demikian, kata Basarah, ketika menjadi orang nomor satu di Indonesia pada tahun 1998 menggantikan Presiden Soeharto. Bukan perkara mudah memimpin Indonesia di awal reformasi.

Habibie harus menghadapi berbagai masalah pelik, mulai dari krisis ekonomi yang melilit Indonesia sejak tahun 1997, berbagai kerusuhan di berbagai daerah juga menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan Habibie. 

“Alhamdulillah Presiden Habibie berhasil mengatasi gejolak tersebut. Habibie berhasil mencegah potensi disintegrasi bangsa dan menuntaskan gejolak ekonomi yang melanda Indonesia,” paparnya.

Setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden, Habibie tetap berperan dalam menjaga dan mengawal arah perjalanan bangsa. Terlihat dalam beberapa momentum, beliau memberikan saran dan masukan kepada pemerintah maupun berbagi inspirasi kepada banyak orang. Habibie menjadi pengayom dan berdiri di atas semua komponen bangsa. 

“Habibie memang seorang negarawan yang ingin mendarmabaktikan seluruh gerak hidupnya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara Indonesia sampai akhir hidupnya. Selamat jalan Pak Habibie. Semoga akan lahir Habibie – Habibie lainnya di masa depan,” pungkas Ketua Umum PA GMNI itu.

Recent Posts

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

19 jam yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

24 jam yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

24 jam yang lalu

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

1 hari yang lalu

Menhaj Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan daerah masuk ke rantai…

1 hari yang lalu

Ketua IDI Lebak: Psikosomatik Bukan Sakit Pura-Pura, Stres Bisa Picu Keluhan Fisik

MONITOR, Lebak — Tekanan pikiran dan persoalan emosional tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga dapat…

1 hari yang lalu