Kunjungi Ceko, Parlemen Pelajari Pengembangan Pusat Pembangkit Tenaga Surya

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan bahwa kebutuhan akan energi baru terbarukan atau Renewable Energy sudah sangat mendesak. Lantaran, sambung dia, dunia tidak bisa lagi bergantung pada energi yang berasal dari fosil.

Hal itu disampaikannya saat mempimpin rombongan parlemen Indonesia berkunjung dalam rangka memperlajari pengembangan penggunaan energi terbarukan dan industrinya di Republik Ceko.

“Pemerintah Indonesia, melalui presiden Jokowi, sudah tanda tangan Paris Agreement, dimana kita menetapkan 23% energi yang berasal dari energi terbarukan, pada tahun 2025, sehingga kita harus menuju kearah sana,” kata Agus Hermanto sebagaimana dikutip, Kamis (5/9).

Menurut dia, Ladang Surya Perfect adalah tempat yang tepat untuk tujuan tersebut karena merupakan salah satu lada surya terbesar di sana. 

Masih dikatakan Agus, Indonesia akan mengurangi emisi sebesar 29% pada tahun 2030. Untuk  memenuhi kebutuhan energi dan mencapai target pengurangan emisi, Indonesia berupaya mengoptimalkan potensi energi terbarukan yang berlimpah termasuk energi surya. 

Sehubungan dengan hal tersebut, parlemen Indonesia saat ini juga sedang menyusun undang-undang energi terbarukan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno mengatakan bahwa sudah saatnya Indonesia beralih menggunakan energi terbarukan demi kelangsungan dan masa depan bangsa. 

“Dibutuhkan komitmen yang nyata dari negara untuk mengembangkan renewable energy, jika kita ingin memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-cucu kita, maka reneweble energy adalah pilihan yang harus kita ambil,” kata legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini.