Serahkan Sumur Bor, Warga Karawang Nikmati Air Bersih

54
Bantuan sumur bor air bersih oleh ESDM di Karawang (foto : Kementerian ESDM )

MONITOR, Karawang – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menyerahkan sumur bor untuk daerah sulit air di Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (4/9). Sumur yang didirikan di kawasan MA Nihayatul Amal tersebut mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi 2.400 orang warga sekitar.

“Dengan debit air sebesar 2 liter per detik maka dalam satu jam menghasilkan 7.200 liter air. Jika rata-rata kebutuhan air per orang sebesar 75 liter maka dalam 1 jam bisa memenuhi kebutuhan air sekitar 100 orang. Dan dalam sehari (24 jam) dapat memenuhi kebutuhan hingga 2.400 orang, bisa digunakan untuk siswa MA Nihayatul Amal dan masyarakat sekitar yang membutuhkan,” jelas Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana dalam sambutannya saat menyerahkan sumur tersebut kepada Pemerintah Daerah setempat.

Dadan mengungkapkan, untuk Kabupaten Karawang sendiri, hingga tahun 2019 telah berhasil dibangun 8 unit sumur bor, tersebar di 7 kecamatan dan 7 desa/kelurahan, dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 436 ribu m3 per tahun, dan dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk sekitar 20 ribu jiwa penduduk.

Bupati Karawang yang diwakili oleh Ramon Wibawalaksana, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Karawang, selaku pihak penerima manfaat pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya atas pembangunan sumur bor tersebut.

“Bantuan sumur bor air bersih ini betul-betul bermanfaat baik bagi siswa-siswi di MA Nihayatul Amal, juga bagi masyarakat sekitar karena debitnya cukup besar. Kami sangat mengapresiasi bantuan ini, sumur bornya sudah dilengkapi dengan pompa, pasokan listrik dan rumah panel. Semoga bantuan serupa dapat diberikan KESDM kepada pesantren-pesantren lainnya di Karawang,” ungkap Ramon.

Salah satu tugas dan fungsi Badan Geologi, Kementerian ESDM di bidang air tanah adalah melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, yaitu penyediaan sarana air bersih melalui pengeboran air tanah dalam di daerah sulit air di seluruh wilayah Indonesia. Pada tahun 2019 ini, Kementerian ESDM akan membangun 650 unit sumur bor di seluruh Indonesia yang tersebar di 33 provinsi.