Dani Anwar Kekeuh Kursi Wagub DKI Masih Jatah PKS

Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Dani Anwar (dok: Asep/Monitor)

MONITOR, Jakarta – Harapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan punya wakil hingga kini masih tanda tanya. Pasalnya anggota DPRD DKI periode 2019 – 2024 saat ini sedang fokus untuk membahas tata tertib (tatib) pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Namun demikian, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai salah satu partai pengusung calon gubernur (cawagub) DKI tetap mengingatkan Partai Gerindra kalau kursi Wagub DKI sampai saat ini masih tetap jatah PKS.

“Untuk soal wagub kan saat ini posisinya tinggal dipilih dewan saja. Perlu dicatat juga, berdasarkan kesepakatan antara PKS dan Gerindra di tingkat pusat antara Pak Sohibul Iman sebagai Ketua Umum PKS dan Pak Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Gerindra sudah ditegaskan Wagub DKI Jakarta itu jatahnya PKS. Dan sampai saat ini kesepakan itu belum berubah,” tegas Dani Anwar.

Berbicara soal Wagub DKI adalah jatah PKS, dikatakan politisi senior PKS ini, hal itu sudah disampaikan berkali-kali. Bahkan surat kesepakatannya sangat jelas, surat itu ditandatangani oleh pimpinan PKS dan pimpinan Gerindra.

“Dengan demikian, kalau ada pihak-pihak yang mau memunculkan nama-nama baru cawagub silahkan rubah dulu kesepakatan yang dibuat antara pimpinan PKS dan pimpinan Gerindra tadi,” tandas Dani.

Mantan cawagub di Pilkada Jakarta 2007 ini pun mengatakan, sampai saat ini PKS masih mantap dengan mantan Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekertaris DPW PKS Jakarta Agung Yuliato untuk dipilih menjadi wagub.

“Jadi kalau ada orang Gerindra yang mau coba-coba merubah cawagub yang sudah diusulkan PKS, silahkan rubah dulu kesepakan yang sudah dibuat,” pungkasnya.

Sementara itu, sekedar diketahui, Gerindra melalui Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arif Poyuono menyatakan sebaiknya Anies didampingi tokoh dari kalangan militer atau kepolisian yang berpengalaman memimpin.

Dua nama yang Arief maksud adalah mantan Deputi Basarnas Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin dan mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Mochammad Iriawan.

“Kedua tokoh ini akan saya ajukan ke DPP Gerindra untuk bisa didorong sebagai calon Wagub DKI Jakarta,” kata Arief, Kamis (29/8) lalu