Ilustrasi IHSG (Foto: Istimewa)
MONITOR, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (2/9) diprediksi menguat oleh beberapa analis. Meski demikian, IHSG masih memiliki peluang terkoreksi.
IHSG dalam sepekan terakhir memang berada dalam tren positif. Pada perdagangan Jumat (30/8), IHSG ditutup naik 0,63% di level 6.328,47.
Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya dalam risetnya menyampaikan adanya potensi kenaikan IHSG. Sebab, Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data inflasi Agustus 2019 yang terindikasi dalam kondisi terkendali. Laju IHSG hari ini diprediksi bergerak di level 6.187-6.372.
“Yang tentunya semakin menunjukkan kondisi fundamental perekonomian yang stabil sehingga dapat mendorong kenaikan IHSG. IHSG hari ini berpotensi menguat,” kata William pada Senin (2/9).
Beberapa saham yang direkomendasikan oleh William di antaranya, Kalbe Farma (KLBF), Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Central Asia (BBCA), Bank Pembangunan Daerah Jatim (BJTM), Mayora Indah (MYOR), Unilever Indonesia (UNVR), Indofood Sukses Makmur (INDF), Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), Pakuwon Jati (PWON), dan Alam Sutera Realty (ASRI).
MONITOR - Pendidikan pesantren tidak hanya mengembangkan kemampuan akal, tetapi juga membentuk kebersihan hati dan…
MONITOR, Surabaya — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah…
MONITOR, Jakarta – Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti) menghadirkan Trisakti Peduli sebagai gerakan kemanusiaan yang…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan ruang…
MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…
MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…