Dukung Pemindahan Ibu Kota, Bank Mandiri Siap Pindahkan Kantor Pusat

186
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Menara Mandiri Jakarta, Rabu, (28/8/2019)

MONITOR, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah mengumumkan lokasi Ibu Kota Baru Indonesia, yakni Kabupaten Penajam Pasir Utara dan Sebagian Kabupaten Kutai Kartenagara di Kalimantan Timur.

Kepindahan Ibu Kota ini tentunya akan ada disambut baik oleh Bank Mandiri. Bank plat merah itu berkomitmen untuk ikut membangun ibu kota baru. Salah satu komitmen itu ditunjukkan dengan kesiapannya untuk menyalurkan pinjaman ke perusahaan-perusahaan konstruksi dan properti, baik BUMN maupun swasta.

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Panji Irawan mengingatkan bahwa tak hanya membangun kantor pusat disana, tidak menutup kemungkinan Bank Mandiri akan mengambil peran sebagai pemberi kredit untuk pembangunan ibu kota yang baru.

“Kita mungkin akan bangun atau pindahkan kantor pusat kita juga ke sana,” ujarnya dalam konferensi pers seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Menara Mandiri Jakarta, Rabu, (28/8/2019).

Untuk itu pihak Bank Mandiri masih menunggu rencana tata ruang dan tata kota yang masih digodok oleh pemerintah. Panji menambahkan, hingga saat ini Mandiri sudah memiliki puluhan kantor yang tersebar di wilayah Kalimantan. Namun, belum memiliki perwakilan di wilayah Ibu Kota Baru, yakni di Kalimantan Timur.

“kemungkinan juga akan kita bangun Mandiri Club di mana para eksekutif dari Mandiri kalau ada kegiatan atau tugas di sana bisa beristirahat di situ. Kemungkinan seperti itu pasti akan ada,” ujarnya.

Kendati demikian dirinya enggan mengungkap nilai dana yang akan dikucurkan untuk pembangunan kantor pusat di wilayah ibu kota yang baru mengingat belum adanya perincian secara matang oleh perseroan.

“Kita juga yakin 2020 nanti kita akan dihubungi kontraktor yang ikut pembangunan ibu kota nanti untuk bantu masalah pendanaan,” pungkasnya.