Ibu Kota Pindah, Anies Ingin Sulap Gedung Bekas Pemerintahan Jadi Taman

182
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyulap gedung-gedung bekas pemerintahan menjadi taman. Langkah itu diterapkan setelah ibu kota negara resmi pindah ke Kalimantan Timur.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menilai pemindahan ibu kota negara akan membuat gedung-gedung bekas perkantoran terbengkalai. Dia ingin memanfaatkan situasi itu dengan membangun ruang terbuka hijau (RTH) demi kepentingan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan adanya perpindahan itu, lebih banyak ruang terbuka hijau bekas-bekas kantor. Mudah-mudahan menjadi taman di tempat-tempat yang strategis. Kan bagus taman-taman tempat strategis,” kata Anies, Rabu (28/8).

Sejumlah gedung pemerintahan tidak hanya menjadi RTH. Anies juga menggunakan infrastruktur itu bisa kembali menjadi kantor untuk menunjang perekonomian Indonesia.

“Kalau jadi kantor artinya ada kegiatan konstruksi kalau ada kegiatan konstruksi artinya ada pergerakan ekonomi. Lebih banyak lagi yang bekerja,” ujar Anies.

Meski ibu kota negara pindah, Anies menegaskan Pemprov DKI akan tetap melancarkan berbagai pembanguna, mulai dari sektor ekonomi, pariwisata, dan bisnis.

“PR pembangunan diteruskan. Kemajuan perekonomian insya Allah jalan terus dan pariwisata bisnis tetap jalan. Jakarta diarahkan menjadi pintu gerbang indonesia untuk kegiatan bisnis global jadi pusatnya ke sini,” tutur Anies.