BISNIS

PERPAKI Yakin Industri Kelapa Akan Maju dan Menguntungkan Indonesia

MONITOR, Jakarta – Secara teoretis, aspek kelembagaan ekonomi sangat penting dalam mendukung ekosistem bisnis sebuah industri, salah satunya di bisnis kelapa.

Sebagai rumah bersama pengusaha arang kelapa lokal, kini ditangan Perkumpulan Pengusaha Arang Kelapa Indonesia (PERPAKI) arang kelapa mulai naik kelas.

Dengan dukungan banyak pihak, arang kelapa Indonesia mulai menembus pasar Eropa dan Timur Tengah.

“Melalui produk Briket Sisha dan Carbon Actived arang kelapa Indonesia kian dikenal sebagai briket terbaik di dunia,” ujar Ketua Umum PERPAKI, Yogi Abimanyu, Senin (26/8).

Kebutuhan arang kelapa untuk briket Sisha di dunia ini pada tahun 2017 lalu mencapai angka 800 ribu ton atau senilai Rp 16 triliun. Ekspor Indonesia kian dikenal sebagai briket terbaik di dunia.

Namun, diluar itu kebutuhan modal juga masih menjadi salah satu kendala utama pertumbuhan bisnis industri arang kelapa.

Maka dengan menggandeng PT. Mitra Hervin Sumber Abadi, PERPAKI berencana memperluas manfaat lembaga pembiayaan ke level kelembagaan perbankan, yakni Bank Kelapa.

Jika masing-masing anggota memiliki kebutuhan pembiayaan selama Rp 1 miliar dalam kurun waktu 3 bulan, maka plafon yang disediakan secara akumulatif berjumlah Rp 800 miliar. Dalam hitungan setahun, berarti kebutuhan pembiayaan PERPAKI mencapai jumlah Rp 2,4 triliun.

“PERPAKI yakin, tak ada jalan yang tak mungkin untuk membuat industri sektor kelapa ini terus maju dan menjadi tuan di negeri sendiri. Salah satunya tentu dengan mendirikan lembaga pembiayaan internal serta upaya merintis Bank Kelapa ini,” ujar Yogi.



Recent Posts

Bantuan Sapi Kurban Presiden Dinilai Lebih Tepat Diposisikan sebagai Program Sosial Negara

MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…

12 jam yang lalu

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Hadir di Berbagai Daerah untuk Perluas Akses Kompetensi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di…

13 jam yang lalu

Kementan-BUMN Tegaskan Hilirisasi Ayam di Bone untuk Peternak Rakyat

MONITOR, Makassar - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama BUMN pangan mempertegas komitmen pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di…

16 jam yang lalu

Pelayanan Haji 2026 Dinilai Melompat Jauh, Amirul Hajj Apresiasi Kinerja Kemenhaj

MONITOR, Mina — Anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, H.R. Muhammad Syafi’i, menilai penyelenggaraan ibadah…

22 jam yang lalu

Kemenhaj Siagakan Mobile Crisis Rescue Perkuat Respon Cepat Tanggap Kedaruratan di Mina

MONITOR, Jakarta — Kemenhaj memperkuat layanan pelindungan jemaah haji Indonesia selama fase Mina dengan menyiagakan…

22 jam yang lalu

Kurban APBN di Tengah Krisis Fiskal dan Ujian Moderasi Beragama

SuwendiDosen Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dalam momentum Idul Adha 1447 H/2026 M, publik…

1 hari yang lalu