Hetifah Ingatkan Pemindahan Ibu Kota Tidak Hilangkan Kearifan Lokal

49
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian

MONITOR, Jakarta – Anggota DPR daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur (Kaltim) Hetifah Sjaifudian mengatakan bahwa wacana pemindahan Ibu Kota ke Pulau Kalimantan tidak menghilangkan kearifan lokal di wilayah tersebut nantinya.

Menurut dia, budaya dan tradisi lokal harus tetap dijaga di tengah moderenisasi.

“Bukan hanya perencanaan tata ruang saja, tapi desain detail bangunan itu harus futuristik sekaligus menjaga kearifan lokal Kalimantan sebagai paru-paru dunia,” kata Hetifah, di Jakarta, Jumat (23/8).

Pun demikian, wakil ketua Komisi X DPR itu mengapresiasi konsep green city di Ibu Kota baru nanti. Bahkan, ia berharap Kalimantan Timur khususnya menjadi forest city.

“Kita support. Jadi harus tuangkan itu dengan lebih cermat turunannya seperti apa,” sebut Hetifah.

Politikus Golkar itu tidak ingin pemindahan Ibu kota semata-mata memindahkan masalah Jakarta. Karena itu, pemerintah diminta mencari solusi kemacetan, polusi dan banjir.

“Kami ingin Kalimantan ini jadi the future of Indonesia yang jadi suatu kemajuan dalam arti bukan modern dalam artian sekarang yang ada pembangunan dan sebagainya,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Hetifah juga berharap pemindahan Ibu kota tidak sekadar wacana. Dia meminta komitmen politik baik pemerintah maupun parlemen dalam membahas skema pembiayaan wacana tersebut.

“Jangan sampai proyek ini mangkrak atau tidak dilanjutkan karena tidak dipersiapkan. Jangan sampai jadi ibu kota di beberapa negara yang tidak tuntas atau terlunta-lunta proyeknya,” pungkas politikus Golkar itu.