ETOS: Bamsoet Figur Ketum yang Mampu Mensolidkan Golkar

43
Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif ETOS Institute Indonesia Iskandarsyah. Foto: Monitor.co.id

MONITOR, Jakarta – Bakal Calon Ketua Umum DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) masih menempati posisi teratas dari kandidat lainnya jelang musyawarah nasional (Munas) terkait pemilihan orang nomor satu di partai beringin tersebut.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (22/8).

“Untuk hasilnya pun sudah saya sampaikan, Mas Bambang Soesatyo menempati posisi pertama, disusul mas Airlangga Hartanto (Petahana), dan tiga kandidat lainnya, seperti Indra Bambang Utoyo, Agus Gumiwang, Ahmad Doli Kurnia, dan Yorrys Raweyai,” kata pria yang akrab disapa Is itu.

Disisi lain, Iskandar menanggapi biasa mengenai pelbagai manuver pencitraan yang dilakukan  segelintir kandidat dalam rangka menaikan tingkat keterpilihannya.

“Kubu sebelah (kandidat lain,red) mengklaim (tingkat keterpilihannya) atau apapun itu, adalah hak mereka. Saya tetap berpegang dari hasil survey tim saya dilapangan,” ucapnya.

Iskandar mengingatkan sebagai partai tua yang selalu menjadi sorotan publik, harus memiliki pimpinan yang sudah benar-benar teruji integritas dan memiliki portofolio yang jelas.

“Calon ketua umumnya ya harus benar-benar punya integritas tinggi, portofolio yang jelas, karier politik yang juga jelas, bukan orang karbitan, dan semua itu terjawab sudah dengan figur Bamsoet,”ungkap Iskandar.

Oleh karena itu, dalam pelaksanaan Munas nanti, partai beringin dapat memilih ketua umum yang memiliki kaliber dalam mensolidkan seluruh kader se Indonesia.

“Harapan saya ditangan beliau (Bambang Soesatyo,red) partai Golkar menjadi partai yang solid, berintegritas, partai nasionalis dan punya masa depan yang lebih baik,” pungkas dia.