Senator Desak Pemerintah Serius Tangani Insiden Penghinaan di Surabaya dan Malang

45
Wakil Ketua Komite I DPD RI Jacob Essau Komigi. Foto: Ist

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Komite I DPD RI Jacob Essau Komigi mendesak pemerintah untuk serius menangani insiden yang dialami sejumlah mahasiswa Papua, di Surabaya dan Malang, Jawa Timur.

Sebab, sambung dia, insiden tersebut yang kemudian menjadi pemicu terjadinya aksi demontrasi yang berujung kerusuhan di Manokwari, Papua Barat.

“Kejadian penghinaan mahasiswa Papua di Jawa Timur berakibat reaksi keras dari warga di Tanah Papua. Kami minta pemerintah harus menyikapi kejadian ini,” tegas Komigi, di Jakarta, Senin (19/8).

Tidak hanya itu, ia juga menghimbau agar Kmenterian Dalam Negeri untuk membentuk tim pencari fakta atas dugaan persekusi dan rasialisme yang dilakukan oknum dari anggota organisasi masyrakat (Ormas) yang mendatangi asrama Papua di Jawa Timur.

Di samping itu, Komigi mengingatkan agar semua anak bangsa dapat menjunjung tinggi nilai budaya dalam kebhinekaan, sehingga sesama anak bangsa dapat saling menghargai dan menghormati.

“Kedepankan pendekatan hukum bila ada oknum mahasiswa Papua yang melanggar hukum, dan jauhkan rasisme,” ucap senator asal Papua Barat itu.

Selain itu, Komigi berharap agar oknum pejabat untuk menjaga tutur kata dan tidak membuat statement (pernyataan) yang justru menyulut kemarahan rakyat yang akan semakin memperuncing situasi.

“Pemerintah untuk segera mengatasi kerusuhan massa di Papua dengan cepat, agar suasana di sana bisa kembali aman dan kondusif,” pungkasnya.