Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
MONITOR, Jakarta – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akhirnya buka suara atas insiden dugaan persekusi yang menimpa mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang. Mewakili masyarakat Jawa Timur, Khofifah meminta maaf atas perlakuan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab.
“Saya ingin menyampaikan bahwa itu tidak mewakili suara masyarakat Jawa Timur. Oleh karena itu, saya ingin menyampaikan permintaan maaf atas nama masyarakat Jawa Timur, sekali lagi (kejadian tersebut) itu tidak mewakili masyarakat Jatim,” ujar Khofifah, saat ditemui di RS Bhayangkara, Surabaya, Senin (19/8).
Selain itu, mantan Menteri Sosial RI ini memberikan jaminan perlindungan kepada mahasiswa Papua yang tengah menimba ilmu di Jawa Timur.
Khofifah memastikan, keselamatan mereka akan terlindungi hingga bisa melanjutkan studi dengan tenang.
“Saya ingin garanti bahwa seluruh mahasiswa Papua yang sedang studi di Jatim, mereka akan terjaga keamanannya, mereka akan terlindungi. Jadi, saya berharap mereka bisa melanjutkan studinya dengan bagus,” kata Khofifah.
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh…
MONITOR, Depok - Madrasah Aliyah (MA) Al-Karimiyah kembali menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan teknologi digital ke…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya penguatan ekonomi syariah Indonesia melalui dua…
MONITOR, Jakarta - Komisi XIII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Istana Kepresidenan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memetakan 200 titik calon lokasi Nasional Kampung…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama memastikan telah membayarkan gaji para pegawai yang pindah ke Kementerian…