Kerusuhan Manokwari, Effendi Simbolon Ingatkan Pemerintah Soal Benny Wenda

32544
Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI Perjuangan Effendi Simbolon. Foto: monitor.co.id

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon mengingat pemerintah untuk berhati-hati dalam menangani permasalahan kerusuhan yang terjadi di Manokwari, Papua Barat.

Ia menduga peristiwa yang terjadi di tanah Cendrawasih masih berkaitan dengan pergerakan politik yang tengah dilakukan kelompok masyarakat Papua pimpinan Benny Wenda.

“Saya menduga begitu, karena di bulan yang sama ada benang merahnya, di proxy sekali, (peristiwa,red) ini seperti model-model isu internasional seperti ini penggalangannya dan ini puncaknya di Bulan Desember nanti, ketika mereka-red maju di PBB,” kata Effendi kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (19/8).

“Saya ingatkan sekali ke pemerintah untuk tidak kecolongan, kita adalah wakil tidak tetap dewan keamanan PBB. Tapi media itu akan dilakukan untuk menyudutkan posisi tawar kita (di Internasional,” tambahnya.

Karena itu, sambung dia, pemerintah harus mampu melakukan kanalisasi pencegahan terkait kondisi yang terjadi di Papua. Jangan sampai, permasalahan ini menjadi spektrum yang justru dapat melebar dan menjadi isu Internasional.

“Saya kira harus satu pintu yang melakukan penanganannya, jangan sampai seakan pemerintah terkesan mudah untuk diterobos. Apalagi ini bulan-bulan dimana di Solomon Island, di Melanesia sana juga sedang diagendakan (gerakan politik,red), termasuk di Eropa juga, Benny Wenda yang juga terus melakukan pendekatan melalui jalur-jalur Black Cocus, di Amerika Serikat. Belum lagi juga mereka menggunakan jalur Vanuatu,”pungkas dia.