Kendalikan Kualitas Udara, Pemprov DKI Akan Bangun 200 Taman

9
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sedang menanam bunga bougenvile (Foto: asep/Monitor)

MONITOR, Jakarta – Kualitas udara di Jakarta kian memburuk. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginisiasi Gerakan 200 Taman 2 Juta Tanaman sebagai tindak lanjut Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara Jakarta.

Gerakan ini dimulai dengan kick off kegiatan Penanaman 100.000 Bougenville sepanjang Jalan Sudirman – MH. Thamrin, pada Minggu (18/8). Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, memimpin penanaman bunga penyerap polutan tersebut.

Gubernur Anies ikut menanam dan menyerahkan bibit tanaman kepada perwakilan Kepala Sekolah di 6 wilayah Jakarta. “Kita ingin mewujudkan Jakarta menjadi kota lestari. Artinya apa? Yang kita manfaatkan merupakan pinjaman generasi anak-cucu kita. Maka dari itu, kita harus wariskan kota ini dalam keadaan baik. Memastikan hal itu adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Anies.

Anies mengatakan, keistimewaan dari tanaman bunga bougenville yang dipilih untuk ditanam sepanjang Jalan Sudirman-MH. Thamrin ini, selain berdaya serap polusi udara yang tinggi, tanaman bougenville juga memiliki unsur estetika yang memukau, dan dapat menghilangkan stress.

“Tadi disampaikan tanaman bougenvile sebagai tanaman penyerap polusi udara tingkat tinggi dan saya berharap nanti di Jakarta ditanami tanaman yang sesuai dengan relevansi kebutuhannya,” tambahnya.

Selain itu, Anies juga menekankan, penamaman bunga bougenville ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan berbagai instansi dan komunitas di bidang lingkungan hidup, serta warga, karena Gubernur Anies ingin setiap warga Jakarta memiliki kesadaran dan kecintaan terhadap lingkungannya.

“Ini semua dikerjakan sebagai gerakan yang melibatkan masyarakat dengan konsep kolaborasi, melibatkan berbagai komunitas. Sesudah ini ditanam bantu bersama untuk merawat, karena ini tanaman kita agar membuat Jakarta tampil lebih indah bersih dan asri,” tandasnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kehutanan akan membangun 200 taman dan 2.000.000 tanaman (500.000 pohon dan 1.500.000 tanaman hias) sampai dengan tahun 2022.

Selain penanaman 100.000 bougenville di Jl Sudirman – MH. Thamrin, pada 19 Agustus 2019 akan dimulai penanaman serentak tanaman penyerap polutan di 6 Kantor Walikota/Bupati oleh jajaran perangkat daerah dan 100 sekolah negeri oleh para guru dan murid sekolah.