BERITA

ETOS Indonesia Nilai Calon Jaksa Agung Idealnya dari Birokrat Karier

MONITOR, Jakarta – Kasak kusuk mengenai calon pembatu Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin baik di tingkat kementerian ataupun lembaga negara terus menjadi perbincangan hangat di tingkat elit partai politik dalam koalisi maupun publik.

Tidak terkecuali menyasar, pembahasan itu mengarah pada siapa yang akan menempati posisi jabatan sebagai calon Jaksa Agung di lima tahun nanti.

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah misalnya. Ia berpadangan bahwa idealnya institusi Satya Adhi Wicaksana mendatang dipimpin dari kalangan birokrat karier.

“Idealnya posisi itu diisi oleh birokrat karier. Sehingga, posisi Jaksa Agung layaknya seperti posisi Kapolri di institusinya, jadi sangat lah ideal apabila Jaksa karier yang menempati posisi tersebut,” kata Iskandar saat dihubungi, Rabu (14/8).

“Jadi bukan diambil dari perwakilan partai politik, yang menimbulkan imbas yang sangat buruk keluar ataupun ke dalam institusi itu tersebut,” tambahnya.

Pun demikian, Iskandar menyerahkan sepenuhnya kepada penilaian objektif Presiden Jokowi yang memiliki hak preogratif dalam menentukan para pembantunya di kabinet kerja jilid II nanti.

“Tentu semuanya kembali pada hak preogratif presiden yang lebih paham dengan kebutuhannya,” ucapnya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan semua pihak baik itu elit partai politik, kalangan profesional untuk tidak berlebihan dalam melakukan manuver politiknya, dengan mengumbar-umbar masuk busra calon pembantu presiden.

“Begitu juga para milenial yang mulai terlalu pede, nanti teriak kemana-mana begitu nama nya tidak masuk malah malu sendiri. Jadi, jangan terlalu percaya diri, ikuti mekanisme yang ada, wong presiden saja juga belum dilantik kok,” pungkas dia.

Recent Posts

Pemerintah Klaim Manufaktur Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Global

MONITOR, Jakarta - Sektor manufaktur nasional kembali menunjukkan ketahanannya di tengah ketidakpastian kondisi global seperti…

1 jam yang lalu

Apresiasi Inovasi Kopi Rempah KEPOTA, Komisi IV DPR ajak Masyarakat Hilirisasi Produk Hutan

MONITOR, Bogor - Komisi IV DPR RI menegaskan komitmennya dalam mendorong hilirisasi produk perhutanan sosial…

2 jam yang lalu

H+9 Lebaran 2026 Arus Balik Masih Tinggi, 670 Ribu Kendaraan Melintas di GT Cikampek Utama

MONITOR, Cikampek — Arus balik Lebaran 1447 Hijriah dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih…

3 jam yang lalu

Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

MONITOR, Semarang — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menyebut industri kreatif dapat menjadi laboratorium bagi pengembangan…

4 jam yang lalu

Arus Balik Lebaran 2026: 3,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Lalin H+9 Melonjak 36,3 Persen

MONITOR, Jakarta — Arus balik Lebaran 1447 Hijriah masih menunjukkan lonjakan signifikan. PT Jasa Marga (Persero)…

4 jam yang lalu

Harga CPO April 2026 Naik Jadi USD 989,63/MT, Kakao Anjlok Lebih dari 21 Persen

MONITOR, Jakarta — Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah atau crude palm…

5 jam yang lalu