Demokrat Merapat ke Jokowi, Gerindra: Partai Punya Sikap Politiknya Masing-masing

179
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan bahwa setiap partai politik (Parpol) memiliki pandangan politiknya masing-masing, tidak terkecuali dalam menentukan sikap untuk bergabung atau tidak di dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf lima tahun ke depan.

Hal itu menyikapi kemungkinan arah politik Partai Demokrat yang akan bergabung dalam koalisi Indonesia kerja (KIK).

“Ya kalau menurut saya setiap Parpol pasti punya pandangan politiknya masing-masing. Baik yang akan ikut bersama pemerintah atau yang berada di luar pemerintahan. Itu adalah hal yang wajar dalam demokrasi dan tentu time table tergantung dari Parpol masing-masing, dan kita menghargai dimanapun posisi itu,” kata Fadli kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (14/8).

Menurut dia, apappun sikap politik yang ditempuh baik dalam koalisi pemerintah atau di luar koalisi, sama-sama memiliki posisi yang strategis. “Di luar atau di dalam, saya yakin dua-duanya mempunyai posisi strategis dan sudah melalui itung-itungan politik. Jadi, wajar dalam berdemokrasi,” ujar wakil ketua DPR RI itu.

Lebih lanjut, ketika ditanyakan, bagiaman dengan sikap politik Gerindra ke depan nanti?. Fadli mengatakan bahwa mengenai sikap politik partai sudah diserahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto selaku ketua umum.

“Kita sudah berikan mandat kepada beliau (Prabowo,red) untuk menentukan sikap Gerindra berada dalam pemerintahan atau di luar pemerintahan, dan itu akan disampaikan pada waktunya,”sebut dia.

“Kalau kita dalam pemerintahan, tentunya harus efektif bekerja dalam rangka membangun kepentingan bangsa yang lebih besar. Tapi, jika di luar pemerintahan merupakan suatu opsi untuk melakukan Cek and Balance,” tukas Fadli.