PDIP dan Gerindra Diprediksi Bakal Koalisi di Pemilu 2024

65
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto

MONITOR, Jakarta – Kehadiran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di pembukaan Kongres Nasional V PDIP di Bali, Kamis (8/8) kemarin, menjadi perhatian. Tak sedikit yang menilai dua parpol yang kini mempunyai kursi signifikan di parlemen ini bakal menggalang koalisi di Pemilu 2024 mendatang.

“Saya kira dengan kehadiran Pak Prabowo di kongres PDIP, menjadi sinyal pintu berkoalisi terbuka,” kata Analis Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, Jumat (8/8).

Apalagi hal tersebut diperkuat dengan pernyataan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri soal tempur lagi di 2024 kepada Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

“Itu maksudnya siap tempur dengan berkoalisi dengan PDIP karena Megawati juga realistis, belum ada sosok yang bisa menjadi penantang atau head to head dengan Prabowo,” ujar Pangi.

Selain menganggapnya sikap realistis, Pangi melihat, hal itu sebagai wujud Megawati menunaikan janji politik “Batu Tulis” terhadap Prabowo.

“Ini sudah sinyal dari Megawati. Mungkin ini cara Megawati mewujudkan janji Batu Tulis yang sempat tertunda terhadap Prabowo,” imbuhnya.

Pangi menilai, jika kedua partai berkoalisi, anak-anak Megawati bisa jadi sosok yang tepat untuk mendampingi Prabowo di Pilpres 2024.

“Puan atau Prananda dari trah Soekarno bakal berpeluang besar mendampingi Prabowo pada Pilpres 2024. Jadi bukan tidak mungkin nanti Gerindra dan PDIP berkoalisi dengan paket Prabowo-Puan atau Prabowo-Prananda,” ucapnya.

Pandangan Pangi soal PDIP-Gerindra yang akan berkoalisi pada pilpres mendatang lantaran adanya kemiripan ideologi diantara keduanya. Kata Pangi, PDIP-Gerindra memiliki gen ideologis dan masih berasal dari rumpun yang sama.

“Sama-sama partai nasionalis, narasi ideologi kebangsaan, petani, nelayan, dan sama-sama partai membumikan Pancasila, secara chemistry politik dan secara basis ideologis tidak ada problem. Jadi paket ini sangat memungkinkan dan rasional pada pemilu 2024,” pungkasnya.

Diketahui, saat memberikan sambutan di Kongres VI PDIP di Sanur, Bali, Megawati menyapa Prabowo. Ia mengatakan, capek bila bertempur terus pada kontestasi politik. Namun, Megawati mengatakan nanti pada 2024 akan tempur lagi, yang disambut tawa peserta kongres