Jasa Marga Evaluasi Uji Coba Relokasi Contraflow Jalan Tol Dalam Kota

40
Jasa Marga evaluasi uji coba relokasi contraflow Jalan Tol Dalam Kota (dok: istimewa)

MONITOR, Jakarta – Usai dilakukan uji coba pemindahan titik contraflow Jalan Tol Dalam Kota selama dua hari, Jasa Marga melakukan evaluasi terhadap uji coba tersebut.

Berdasarkan hasil evaluasi, Jasa Marga Regional Jabotabekjabar bekerjasama dengan Kepolisian kembali melakukan pengaturan titik lokasi contraflow untuk mengakomodir kebutuhan pengguna jalan dari kedua arah, baik dari arah Jalan Jakarta-Cikampek maupun Jalan Tol Jagorawi.

Terhitung mulai besok, Jumat, 9 Agustus 2019, pengaturan titik awal contraflow Jalan Tol Dalam Kota akan terbagi pada dua lokasi dengan rincian sebagai berikut:
a. Mulai pukul 06.00 – 08.00 WIB, titik awal contraflow adalah Km 0+200 Halim, dengan titik akhir Km 8+100 Senayan;
b. Sedangkan pada pukul 08.00 – 10.00 WIB, titik awal contraflow adalah Km 1+700 Cawang, dengan titik akhir yang sama, yaitu Km 8+100 Senayan.

Jasa Marga Regional Jabotabekjabar Division Head Reza Febriano menyatakan, uji coba relokasi titik awal contraflow Jalan Tol Dalam Kota yang dilaksanakan selama dua hari, 6-7 Agustus 2019 pada pukul 06.00-10.00 WIB, cukup berjalan efektif.

Tercatat sekitar 2.600 kendaraan lebih dari arah Cikampek menuju Senayan melewati contraflow per harinya (pukul 06.00-08.00 WIB). Namun demikian, arus lalulintas dari arah Jalan Tol Jakarta-Cikampek menuju Jalan Tol Dalam Kota telah dapat terurai sekitar pukul 08.00 WIB.

“Uji coba ini berhasil menambah kecepatan kendaraan dari arah Jalan Tol Jakarta-Cikampek menuju Jalan Tol Dalam Kota yang semula 15 Km/jam menjadi 26 Km/jam,” ujar Reza, dalam keterangan persnya.

Selain itu, dengan pengaturan titik awal contraflow kembali juga untuk mengakomodir pengguna Jalan Tol Jagorawi (menuju ke arah Barat) agar dapat masuk dalam jalur contraflow Km 1+700 Cawang. Hal ini juga bertujuan untuk mengurai kepadatan lalu lintas jelang akses keluar Tegal Parang akibat waktu kedatangan kendaraan yang lebih cepat dari arah Cawang.

Reza memprediksi ada sekitar 3.000 kendaraan (jarak jauh) yang berasal dari arah Jalan Tol Jagorawi yang akan masuk lajur contraflow.

“Untuk itulah Jasa Marga dan Kepolisian memutuskan untuk kembali membuka titik awal Km 1+700 Cawang untuk mengakomodir kebutuhan ini. Namun dengan catatan, titik ini akan dibuka hanya pada jam 08.00-10.00 WIB atau setelah titik contraflow di Km 0+200 Cawang ditutup,” jelas Reza.