Investor Wait and See, IHSG Dibuka Naik

Ilustrasi IHSG (Foto: Istimewa)

MONITOR, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Kamis (8/8) dibuka naik 36,36 poin di tengah aksi menunggu pelaku pasar.

“IHSG dibuka menguat, pelaku pasar masih mencermati perkembangan dari pergerakan Yuan, sehingga masih berhati-hati melakukan perdagangan saham,” ungkap Riset PT Samuel Sekuritas di Jakarta. 

Disisi lain, pasar dikhawatirkan dengan adanya peluncuran rudal oleh Korea Utara yang disebut sebagai peringatan kepada AS yang melakukan kerjasama militer dengan Korea Selatan. 

Pada pembukaan perdagangan Rabu, IHSG naik 36,36 poin (0,59 persen) ke posisi 6.155,83. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 menanjak 9,52 poin (0,99 persen) ke posisi 970,27.

Untuk kondisi global, bursa AS ditutup menguat dengan indeks Dow Jones menguat 1,2 persen, S&P 500 menanjak 1,3 persen dan Nasdaq menanjak 1,39 persen.

Penguatan terjadi setelah pelemahan Yuan belum berlanjut setelah sehari sebelumnya jatuh ke level 7 per dolar AS. 

People’s Bank of China (PBoC) masih menetapkan nilai tukar Yuan di level 6.9683 per dolar AS, naik 1,03 persen dari sebelumnya 7.0458 per dolar AS yang membuat para investor sedikit lega, dimana Tiongkok belum menggunakan mata uangnya sebagai senjata dalam menghadapi perang dagang dengan AS.

AS mengambil langkah membuat laporan resmi ke IMF untuk memaksa Tiongkok tidak kembali melemahkan mata uangnya yang membuat kompetisi dagang tidak adil. 

Sentimen positif lain adalah Penasehat Ekonomi AS, Larry Kudlow mengatakan AS masih ingin melanjutkan negosiasi dagang dengan mengundang tim negosiator China untuk datang ke AS di September 2019, dan membuka kemungkinan memberi ruang pada pelonggaran bea impor produk Tiongkok.

Sementara mayoritas bursa Asia pagi ini cenderung bergerak mendatar.