Nelayan Indramayu: Kami mengalami masa-masa yang baik saat Rokhmin Dahuri jadi Menteri

74

MONITOR, Indramayu – Ratusan keluarga nelayan dan petambak di Indramayu mendeklarasikan dukungan kepada guru besar IPB yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Kemaritiman, Rokhmin Dahuri masuk kabinet Presiden Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Deklarasi dibacakan di sebuah perkampungan nelayan, Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Indramayu, pada Senin (5/8/2019) siang.

Para nelayan dan petambak yang menyebut diri sebagai Perhimpunan Nelayan dan Petambak se-Indramayu itu berharap pada periode kedua pemerintahan Jokowi, sektor maritim harus diurus oleh orang-orang yang profesional, memiliki basis keilmuan dalam bidang kelautan dan memiliki integritas agar Indonesia sebagai poros maritim dunia segera terwujud.

“Poros maritim dunia di tangan Presiden Jokowi diwujudkan dengan penegakkan kedaulatan wilayah laut NKRI, revitalisasi sektor-sektor ekonomi kelautan, penguatan dan pengembangan konektivitas maritim, rehabilitasi kerusakan lingkungan dan konservasi biodiversitas, serta peningkatan kualitas dan kuantitas SDM kelautan,” ujar deklarator Nelayan Indramayu, Yani.

Menurut Yani, hingga menjelang akhir masa pemerintahan Presiden Jokowi pada periode pertama ini, harapan terwujudnya Indonesia menjadi poros maritim dunia masih belum dapat diwujudkan secara utuh, hal ini dikarenakan sektor perikanan, kelautan dan kemaritiman diurus oleh orang-orang yang kurang ahli dalam bidang tersebut.

“Berdasarkan hal-hal tersebut, kami nelayan dan petambak Kabupaten Indramayu mendeklarasikan dukungan kepada Bapak Rokhmin Dahuri agar beliau diangkat sebagai salah seorang menteri dalam kabinet pemerintahan Presiden Jokowi dan KH Ma’ruf Amin yang mengurusi sektor kelautan, perikanan dan kemaritiman,” tambahnya.

Yana mengakui bahwa Nelayan dan masyarakat pesisir mengalami masa-masa yang baik saat Rokhmin Dahuri menjadi menteri di Era Presiden Megawati.

“Pak Rokhmin itu ahli kelautan dan sumber daya pesisir dan sudah teruji bekerja untuk kemajuan nelayan dan petambak,” pungkasnya.