Pemadaman Listrik Secara Luas Perburuk Kinerja PLN

77
Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi
Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi (dok/net)

MONITOR, Jakarta – Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gajah Mada (UGM) Fahmy Radhi menyoroti pemadaman aliran listrik yang terjadi hari ini Minggu (4/8). Menurutnya, pemadaman secara meluas dalam waktu lama hampir tidak pernah terjadi sebelumnya. Pasalnya, PLN sudah menerapkan Digital Monitoring System yang canggih, sehingga begitu ada gejala blackout dapat segera diketehui dan diatasi dalam waktu singkat.

Akan tetapi, akibat kerusakan transmisi yang terjadi di beberapa tempat secara bersamaan, membuat PLN butuh waktu lama untuk memperbaikinya.

“Kerusakan transmisi yang terjadi di beberapa tempat bersamaan merupkan black out accident (kecelakaan pemadaman) yang uncontrollable by manajemen,”kata Fahmy Radhi melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Ia mengatakan, dampak pemadaman listrik yang begitu luas tentunya sangat merugikan bagi konsumen. Bahkan, menimbulkan kerugian ekonomi bagi konsumen industri, utamanya UMKM yang tidak memilikin genset memadai.

“Kalau sebelum PLN sudah dapat mencapai tingkat pemadaman mencapai hampir nol persen, kejadian ini kembali memperpuruk capaian kinerja PLN,” Imbuh Fahmy.

Untuk itu, meski pemadaman listrik hari ini tidak ada hubungan secara langsung black ot accident dengan penetapan Dirut PLN Baru, tetapi penetapan PLT Dirut secara bergantian sangat menggangu kinerja dan jalannya organisasi PLN, termasuk dalam penanganan black out acident.

“Menteri BUMN harus segera menetapkan Dirut PLN definitif dalam waktu dekat ini. Agar strategic corporation dan operational decisions dapat diputuskan secara tepat dan capat,” tegas Fahmy.