Banggakan Pemilu 2019, Ketua DPR: Indonesia-AS Perlu Terus Promosikan Nilai-Nilai Demokrasi

236
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). Foto: Monitor.co.id

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) membanggakan kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2019 yang digelar Indonesia kepada delegasi House Democratic Partnership, United States House of Representatives (US HDP) yang dipimpin Congressman Mr. David Price.

Menurut dia, meski persaingan politik sempat memanas, ditambah bumbu hoax dan hate speech di berbagai media sosial, namun tidak sampai mencederai persatuan dan kesatuan bangsa yang berideologi Pancasila ini.

“Pemilu 2019 di Indonesia merupakan Pemilu terumit di dunia. Tidak ada negara lain yang menyelenggarakan Pemilu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden serta lebih dari 20.000 kursi anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota secara serentak, sebagaimana yang sukses dilakukan oleh Indonesia,” kata Bamsoet saat menerima delegasi US HDP, di Ruang Kerja Ketua DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (31/7).

“Dengan total pemilih mencapai 192 juta jiwa, tingkat partisipasi pemilih mengalami peningkatan mencapai 81 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan Pemilu 2014 yang mencapai 75 persen. Memang ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, namun kami menganggapnya sebagai bagian dari proses pendewasaan demokrasi,” tambahnya.

Dikatakan Bamsoet, sebagai negara demokrasi terbesar kedua dan ketiga, dengan latar belakang penduduknya yang beraneka ragam, Amerika Serikat dan Indonesia harus selalu meningkatkan kerjasama dalam mempromosikan nilai-nilai demokrasi yang menghargai pluralisme. 
Selain itu, juga bekerjasama memajukan demokrasi dengan cara mempromosikan fungsi parlemen yang responsif, akuntabel dan transparan untuk mewujudkan institusi demokrasi yang tangguh.

“DPR RI tengah berproses menuju Parlemen Modern. Kami telah mendeklarasikan Open Parliament untuk berproses dalam mekanisme multilateral melalui Open Government Partnership (OGP) guna mendorong nilai-nilai keterbukaan, transparansi, demokrasi dan good governance,” papar Bamsoet.

Tidak hanya itu, Pria yang juga merupakan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menuturkan, peran Parlemen kedua negara sangat besar dalam mendorong pemerintah keduanya untuk meningkatkan kerjasama ekonomi. 
Karenanya, DPR RI menyambut positif keterlibatan investor Amerika Serikat dalam berbagai proyek pembangunan di Indonesia, pada kuartal ke-3 tahun 2018 lalu tercatat sebesar USD 356,04 juta yang tersebar di 191 proyek.

“Dengan nilai total perdagangan kedua negara pada tahun 2018 mencapai USD 28,615 milyar, masih banyak potensi perdagangan yang bisa dikembangkan,” pungkas Bamsoet.
Untuk diketahui, House Democratic Partnership merupakan komisi dalam United States House of Representatives (DPR Amerika Serikat) yang bekerjasama dengan berbagai negara untuk mendukung pengembangan lembaga legislatif yang efektif, independen dan responsif. 

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Co-Chair HDP Congressman Mr. Vern Buchanan, Congresswoman Susan Davis, Congressman Gerry Connolly, Congressman Neal Dunn, Congressman John Rutherford, dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan.

Sedangkan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo ditemani Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR RI Nurhayati Ali Assegaf (Fraksi Partai Demokrat) dan Anggota Komisi I DPR RI Lena Maryana Mukti (Fraksi PPP).