PARLEMEN

DPR Desak Menaker dan Kepolisian Razia Penyalur Tenaga Kerja Anak-anak

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) bersama Kepolisian melakukan razia dan penelurusan terhadap agen-agen penyalur tenaga kerja yang menjadikan anak-anak sebagai objek utamanya.

Hal itu disampaikan menyusul kian maraknya anak-anak Indonesia yang diperdagangkan dengan modus perekrutan tenaga kerja, baik dalam maupun di luar negeri.

“Terutama terhadap penyalur tenaga kerja yang tidak memenuhi persyaratan baik izin operasional maupun akta pendiriannya, agar ditindak tegas berdasarkan Pasal 3 dan Pasal 4 UU No. 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang,” kata Bamsoet, di Jakarta, Selasa (30/7).

Tidak hanya itu, Bamsoet juga meminta supaya Kepolisian dan Dirjen Imigrasi untuk memperkatat pemberian Paspor dan melakukan pengawasan di setiap pintu keluar dan masuk ( Bandara dan pelabuhan).

“Terlebih, pada pelabuhan-pelabuhan tikus serta melakukan patroli laut agar dapat mencegah lolosnya pengiriman anak-anak ke luar Indonesia,” paparnya.

Politikus Golkar ini juga mendorong agar pemerintahan Jokowi-JK melalui pemerintahan daerah (Pemda) maupun swasta untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, agar dapat memenuhi tuntutan kehidupan terutama kebutuhan rumah tangga, untuk mempersempit ruang gerak oknum yang tidak bertanggung jawab merekrut anak-anak dengan diberi pekerjaan.

“Mendorong pemerintah melalui Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah tetap mewajibkan anak-anak wajib belajar 9 tahun secara gratis, serta pemberian bantuan beasiswa terhadap anak yang mempunyai kemampuan secara akademis.”

“Juga mengingatkan kepada orang tua untuk tidak mudah percaya terhadap iming-iming gaji besar yang ditawarkan oleh oknum yang merekrut, agar anaknya selamat dari jebakan untuk diperdagangkan,” pungkasnya.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Indonesia Emas Harus Bertumpu pada Ekologi, Bukan Sekadar Pertumbuhan Ekonomi

MONITOR, Jakarta – Ambisi mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi tinggi,…

6 jam yang lalu

Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Evaluasi Layanan Kesehatan Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Madinah — Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, melakukan kunjungan ke Saudi German…

10 jam yang lalu

DPR Sahkan Revisi UU P2SK, Perkuat Tata Kelola Sektor Keuangan

MONITOR, Jakarta - Paripurna DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4…

12 jam yang lalu

Kemenperin Pacu Transformasi Industri Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kerja sama internasional guna mendukung transformasi industri…

13 jam yang lalu

Nurhadi Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan…

13 jam yang lalu

Kemenhaj Dorong Komoditas Pangan RI Masuk Rantai Pasok Katering Haji Arab Saudi

MONITOR, Madinah – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Haji dan Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf mendorong…

13 jam yang lalu