Investigasi Pengibar Bendera Tauhid, Komisi VIII DPR: Menag Jangan Berlebihan

4107
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid (Foto: Dok Kabar 3.com)

MONITOR, Jakarta – Pernyataan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin yang tengah melakukan investigasi mengenai beredarnya foto siswa- siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) terkait pengibaran bendera bertuliskan tauhid terus menuai tanggapan.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid misalnya. Ia menilai redaksional Menag yang menggunakan ‘investigas’ sangat lebay alias berlebihan. 

Padahal, Menag bisa melakukan penelusuran dengan pendekatan seperti yang dilakukan guru kepada muridnya atau orang dewasa terhadap anak baru gede (ABG).

“Juga pendekatan sebagai orang yang berilmu dan berwawasan luas kepada ABG yang masih awam. Jadi tidak usah bereaksi  berlebihan dan tidak usah investigasi yang  dipolitisir,”kata Sodik saat dihubungi, Minggu (21/7).

Kendati demikian, Sodik mengingatkan supaya dalam penanganan yang dirasa Menag sebagai persoalan tetap harus mengedepankan edukasi terhadap para siswa-siswi tersebut.

Jangan sampai langkah yang dilakukan Menag justru menimbulkan ketidakadilan nanti, ujar Sodik, dimana justru pemerintah tidak bereaksi ketika ada pengibaran bendera komunis dan bendera separatis oleh kelompok orang dewasa.

“Jangan-jangan mereka (siswa-siswi,red) hanya ingin mengkespresikan sebagai kelompok yang berakidah kuat, dalam dan lurus, yang semestinya kita apresiasi,”sebut dia.

Oleh karena itu, apapun nanti motivasi yang ditemukan terkait pengibaran bendera bertuliskan tauhid tesebut sebagai hasil investigasi, Sodik menekankan untuk mengedepankan pemberian edukasi yang tepat.

“Tentunya, yang membuat mereka sebagai generasi muda Indonesia yang cinta Indonesia, tapi berakidah dan berkarakter yang kuat demi masa depan Indonesia,” pungkas politkus Gerindra tersebut.