Ilustrasi emas batangan
MONITOR, New York – Pada akhir perdagangan Jumat, atau Sabtu pagi WIB, emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik.
Ini didukung pelemahan dolar AS lantaran para pelaku pasar berspekulasi untuk penurunan suku bunga segera oleh Federal Reserve (Fed).
Seperti dikutip laman Antara, Xinhua melaporkan kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, naik 5,50 dolar AS atau 0,39 persen, menjadi ditutup pada 1.412,20 dolar AS per ounce.
Sementara Indeks dolar AS, dengan ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,19 persen menjadi 96,87 tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.
Ketika dolar AS melemah, harga emas biasa naik karena logam mulia yang dihargai dalam dolar AS itu menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
MONITOR, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan…
"API merupakan kerangka dasar sistem perbankan Indonesia yang memberikan arah, bentuk, dan tatanan industri perbankan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menyebut capaian Indeks Kepuasan Layanan…
MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Dapil Sumatera Barat I, Alex Indra Lukman menyoroti bencana…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan penguatan kompetensi lulusan perguruan tinggi menjadi bagian penting…
MONITOR, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) Tahun…