Ratusan Pencari Suaka Dipindahkan dari Kebon Sirih ke Kalideres

25
Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi menginstruksikan untuk merelokasi pencari suaka

MONITOR, Jakarta – Plh Gubernur DKI Jakarta Saefullah mengatakan pihaknya memutuskan untuk memindahkan para pencari suaka yang ada di trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, ke lahan eks Kodim Jakarta Barat di Kalideres.

Ia menyatakan bakal mendirikan tenda-tenda untuk tempat tinggal mereka. Dirinya mengaku tak bisa memastikan pemindahan ke sana sampai kapan.

“Sepertinya di Kalideres, ada aset kita, makanya saya cek kesana kesiapan tenda paling tidak MCK dan air. Tanah aset pemda, nanti di tenda,” kata Saefullah kepada wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).

Menurut dia, berdasarkan Perpres 126 Tahun 2016 tentang Penangan Pengungsi Luar Negeri, pemerintah daerah bisa membantu United Nations High Commissioner for Refugeest (UNHCR).

“Perpres 126. Di beberapa pasal, pemerintah daerah bisa membantu UNHCR atas nama kemanusiaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menuturkan, karena alasan kemanusiaan akhirnya Pemprov DKI dan DPRD memutuskan untuk merelokasi mereka hari ini.

“Karena kalau ada apa-apa kan ini bukan urusan Pemda, tapi karena ini berketepatan dengan unsur kemanusiaan, makanya Pemda terpanggil. Makanya hari ini kita mau membantu mereka kita pindahkan,” kata dia.

Politikus PDIP itu mengaku tak bisa membantu terkait tuntutan mereka ke UNHCR yang meminta untuk dipindahkan ke negara lain. Sebab, sebagai pemerintah daerah, pihaknya hanya bertanggung jawab ke masalah kemanusiaan.

“Masalah mereka meminta suaka politik ke UNHCR itu urusan mereka dengan UNHCR, tapi tidak boleh ada istilahnya tidur di pelataran karena ini daerah ring satu. Istilahnya perkantoran pemerintahan,” pungkasnya.