Pansel Capim KPK, 13 Calon dari Polri Lulus Seleksi Administrasi

17
Ilustrasi gedung KPK
Ilustrasi gambar: Gedung KPK / dok. MONITOR

MONITOR, Jakarta – Ketua Pansel Calon Pimpinan (Capim) KPK Yenti Garnasih mengatakan bahwa 13 pendaftar berasal dari Polri lulus dalam seleksi administrasi.

“Pendaftar 13 orang, lulus juga 13 orang,” kata Yenti di Kawasan Jakarta Pusat, Kamis, (11/7).

Yenti juga menjelaskan, peserta yang lulus didominasi akademisi, advokat, dan konsultan hukum. Setidaknya, sambung dia, sebanyak 40 akademisi lulus seleksi tahap awal dari 76 pendaftar. Pansel, sambung dia, juga meloloskan 39 advokat, sebanyak 17 perwakilan korporasi, 18 jaksa, dan 9 auditor.

Sementara itu, sebanyak 43 peserta yang lulus berlatar belakang pegawai negeri sipil (PNS), pensiunan, wiraswasta, aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan pejabat negara. “Komisioner dan pegawai KPK, pendaftar 18 orang sedangkan yang lulus ada 13 orang,” terang Yenti.

Berdasarkan hasil keputusan Pansel Capim KPK 2019, sebanyak 192 orang dari 376 pendaftar lulus seleksi administrasi. Mereka berhak dan wajib mengikuti seleksi uji kompetensi.

Untuk diketahui, seluruh anggota Korps Bhayangkara yang lolos seleksi merupakan perwira tinggi (Pati). Mereka yakni Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Irjen Antam Novambar, perwira tinggi Polri penugasan di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Irjen Dharma Pongrekun, dan Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Bambang Sri Herwanto.

Kemudian Kepala Biro Penyusunan dan Penyuluhan Hukum (Karosunluhkum) Divisi Hukum Polri Brigjen Agung Makbul, Analis Kebijakan Utama Biro Pembinaan Pendidikan dan Latihan (Bindiklat) Lemdiklat Polri Brigjen Juansih, Wakil Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Sri Handayani, serta Staf Ahli Kapolri Irjen Ike Edwin. 

Sementara, satu-satunya anggota TNI yang mendaftar dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.