Ketua DPR RI Yakin Presiden Akan Terbitkan Amnesti Bagi Baiq Nuril

21
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo saat diwawancaraa awak media (IG Bamsoet)

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meyakini jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menggubris permohonan amnesti yang diajukan terdakwa dalam kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Baiq Nuril.

“Saya yakin dan saya percaya presiden sudah mendengar apa yang telah berkembang dan para menterinya terutama menteri hukum dan HAM juga sudah mendengar dan melalui statement beliau sedang diproses, ya sabar saja kan semua ada prosesnya,” kata Bamsoet kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (10/7).

Dikatakan dia, amnesti bisa saja diberikan meski pada kasus-kasus sebelumnya diberikan pada kasus-kasus pidana politik. Amnesti, sambungnya, merupakan jalan terakhir setelah upaya Peninjauan Kembali (PK) ditolak Mahkamah Agung (MA).

“Karena upaya hukum sudah mentok di PK. Sementara ada dalam “rasa ketidakadilan” seperti yang dialami oleh Baiq Nuril. Ya kita tunggu saja. Kita yakin dan percaya presiden mendengarnya,” pungkas politikus Golkar itu.

Seperti diberitakan, permohonan amnesti dilayangkan pasca Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan terhadap peninjauan kembali (PK) oleh mantan guru honorer SMAN 7 Mataram Baiq Nuril Maknun atas kasus pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Presiden Joko Widodo mempersilakan Baiq Nuril mengajukan amnesti (pengampunan).

“Boleh (mengajukan amnesti), secepatnya,” kata Presiden Joko Widodo di Pangkalan Udara TNI AU Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (5/7).

Akan tetapi, presiden enggan mengomentari putusan yang dikeluarkan MA. Jokowi berharap Baiq Nuril segera mengajukan amnesti sehingga dirinya sebagai kepala negara bisa menggunakan kewenangannya.

Presiden juga akan berkonsultasi dengan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto; Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, dan Jaksa Agung M Prasetyo, terkait kasus ini. Presiden ketujuh Indonesia akan mencarikan solusi terbaik buat Baiq Nuril.