Kemendes PDTT

Kemendes PDTT-UGM Bahas Pengembangan Kawasan Digital

MONITOR, Yogyakarta – Direktorat Jenderal PKP2Trans Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tansmigrasi (Kemendes PDTT) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) III bertema “Perencanaan Pembangunan Dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Di Era Digital” di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa (9/7).

Kegiatan FGD ini terselenggara atas kerjasama antara Kemendes PDTT dengan UGM yang dikoordinir oleh Klinik Lingkungan dan Mitigasi Bencana (KLMB) Fakultas Geografi UGM. FGD yang dibuka oleh Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari Bappenas, Kementrian ATR/BPN dan LPPM ITB.

Anwar Sanusi mengatakan FGD-FGD yang dilaksanakan termasuk yang ke III ini memang terus menggandeng perguruan tinggi agar bisa memikirkan arah, program dan strategi apa yang harus dilakukan untuk mengembangkan kawasan transmigrasi.

“Perguruan tinggi memiliki ruang dan waktu yang luar biasa untuk melakukan kontemplasi/perenungan akademik untuk mencari problematika esensial dari transmigrasi,” katanya.

Dalam FGD ini, Anwar berbicara mengenai pengembangan kawasan di era digital, Anwar mengatakan saat ini Indonesia dalam hal ini kawasan transmigrasi tidak bisa menghindari era digital 4.0. Karena berada di era digital maka konsep pengembangan digital terutama untuk kawasan transmigrasi momentumnya adalah saat ini. Sehingga program-program yang ada di kawasan transmigrasi bisa digerakkan dengan yang namanya digitalisasi.

Lebih lanjut Anwar mengatakan bahwa dengan teknolologi IT, bisa diperkenalkan yang namanya smart farming atau sebuah konsep kerjasama dengan online shopping dimana mereka akan membantu menjual produk-produk yang berada di kawasan tranmigrasi baik produk pertanian, perkebunan maupun peternakan melalui online shopping.

“Konsep seperti ini yang akan dikembangkan di kawasan transmigrasi, menyusul kawasan yang sudah melakukannya seperti di Sohe daerah penghasil alpukat mentega yang sudah terbantu penjualannya lewat online shopping,” katanya.

Anwar berharap FGD III ini harus lebih terfokus karena hasilnya akan dimasukkan ke Bapenas untuk bisa menjadi bahan pertimbangan terutama bahan pertimbangan RJMP 2020-2024.

Sementara itu, Dirjen PKP2Trans Kemendes PDTT R. Hari Pramudiono mengatakan, bahwa dalam perencanaan pembangunan dan pengembangan kawasan di era digital ini dukungan tim akademis baik itu dari UGM, UNDIP, IPB sangat diperlukan karena kajian-kajian yang dilakukan untuk kepentingan pengembangan kawasan selalu melibatkan akademisi.

Menurutnya, penerapan digitalisasi (start up 4.0) di kawasan transmigrasi menjadi satu hal yang tidak bisa dihindari. Pasalnya, disana semua elemen atau unsur akan berkolaborasi menjadi satu yang kemudian disebut kolaborasi pentahelix.

“Disitu nanti didapati yang namanya politik power, public power, akademisi, masyarakat dan juga bantuan dari wirausaha termasuk juga dari media yang mendukung dan membantu kita dalam pengembangan wilayah. Kami yakin jika kolaborasi di bidang digital ini akan membantu kawasan transmigrasi menjadi lebih mandiri,”katanya.

Sebelumnya Pada FGD II yang digelar beberapa pekan lalu di UGM membahas mengenai sumberdaya manusia khususnya pembangunan nasional 5 tahun kedepan yang berorientasi pada SDM dan pertumbuhan wilayah untuk menyelesaikan disparitas wilayah antar pulau antar propinsi antar kabupaten/kota di Indonesai dan membangun dari wilayah pinggiran.

Kali ini, FGD III membahas mengenai perencanaan pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi di era digital untuk menumbuhkan pusat-pusat perekonomian baru dalam suatu wilayah transmigrasi dengan melakukan berupa pendekatan kawasan perdesaan transmigrasi untuk proyeksi kebutuhan sector strategis dan kebutuhan sumberdaya (resources).

Recent Posts

QUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli: Perbedaan Adalah Kekuatan Bangsa

MONITOR, Jakarta - Doa lintas agama dalam pembukaan konser Andrea Bocelli di JIExpo, Jakarta, dinilai…

19 jam yang lalu

Kemnaker dan PT IWIP Jalin Kerja Sama Perkuat Kompetensi SDM Pengolahan Logam Berat

MONITOR, Halmahera Tengah — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama strategis dengan PT Indonesia Weda…

1 hari yang lalu

Sekjen Kemenag: Khairu Ummah Harus Diwujudkan melalui Aksi Nyata dan Kolaborasi Negara MABIMS

MONITOR, Jakarta – Konsep Khairu Ummah (umat terbaik) tidak cukup dimaknai sebagai wacana normatif atau…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM dan BEI Buka Akses Pasar Modal bagi Usaha Menengah Lewat Go Public Academy

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT Bursa Efek Indonesia…

2 hari yang lalu

UIN Jakarta Dukung Diplomasi Keislaman Kawasan melalui Seminar Kertas Tema SOM MABIMS ke-50

MONITOR, Jakarta— Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Kertas Tema dalam rangka…

2 hari yang lalu

Indonesia Tuan Rumah SOM MABIMS ke-50, Menag Ajak Empat Negara Bangun Masyarakat Islam Berkeadaban

MONITOR, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah Senior Officials Meeting (SOM) ke-50 Menteri Agama Brunei…

2 hari yang lalu