PEMERINTAHAN

Kemendes Dorong UMKM Daerah Tertinggal Go Online

MONITOR, Jakarta – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Ditjen PDT) bekerjasama dengan Shopee dalam meningkatkan pemasaran dan penjualan produk-produk UKM di daerah tertinggal melalui kegiatan Literasi E-Commerce di Daerah Tertinggal dengan tema UMKM Go Online.

Saat ini sudah lebih dari 200 UKM di Daerah Tertinggal yang telah dikenalkan dengan sistem penjualan secara online dan produknya terlisting di Marketplace Shopee.

200 UKM didaerah tertinggal tersebut tersebar di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, Bima, Dompu, Donggala dan Kabupaten Sorong.

“Melalui kerjasama ini diharapkan dapat mendorong peningkatan penjualan produk-produk di Daerah Tertinggal dan terjalinnya kemitraan serta kerjasama pengembangan ekonomi lokal serta mendorong terciptanya lapangan pekerjaan di Daerah Tertinggal,” kata Dirjen PDT Kemendes PDTT Samsul Widodo usai menghadiri kegiatan Literasi E-Commerce di Daerah Tertinggal dengan tema UMKM Go Online bersama marketplace Shopee di Kabupaten Sorong, Papua Barat pada Kamis (4/7) lalu.

Kegiatan literasi e-commerce, kata Samsul diharapkan masyarakat UKM di Kabupaten Sorong dapat memanfaatkan internet untuk mengembangkan potensi yang ada di desanya, salah satunya dengan memasarkan produknya secara online melalui marketplace yang ada.

Lebih lanjut, Samsul menjelaskan bahwa Pembangunan Daerah Tertinggal dijalankan sebagai mandat PP No.78 Tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. Berdasarkan Perpres No. 131 Tahun 2015 Tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019.

Saat ini terdapat 122 daerah tertinggal di Indonesia. Papua Barat merupakan salah satu provinsi yang memiliki banyak daerah tertinggal. Dari total 13 Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat, 7 Kabupaten merupakan daerah tertinggal.

“Diperlukan strategi untuk percepatan pembangunan daerah tertinggal salah satunya melalui pengembangan ekonomi lokal masyarakat,” katanya.

Menurutnya, persoalan pemasaran produk di Daerah Tertinggal tidak hanya terkait aksesibilitas dan minimnya sarana prasarana, namun juga rendahnya pengetahuan masyarakat tentang literasi e-commerce.

“Potensi produk unggulan di daerah tertinggal cukup besar, seperti potensi pertanian, perikanan, perkebunan dan pariwisata. Namun hingga saat ini terdapat kendala terkait pemasaran produk agar dapat diterima dengan baik oleh pasar,” katanya.

Perlu diketahui bahwa Shopee memiliki program Kreasi Nusantara yaitu laman khusus di Shopee yang didedikasikan khusus untuk memberikan sorotan bagi produk lokal. Setiap minggunya, Kreasi Nusantara telah mengkurasi sekitar 25.000 produk lokal antara lain makanan ringan, kerajinan tangan, Kain Tenun, essential oil, VCO dan lain-lain dengan peningkatan transaksi hingga 8 kali lipat sejak pertama kali diluncurkan.

“Melalui Kreasi Nusantara dari Lokal untuk Global, UMKM dapat memaksimalkan potensi penjualan produk lokal ke luar negeri via Shopee. Selain itu, UMKM juga dapat mempelajari bagaimana cara mengembangkan strategi ekspor melalui kelas Kampus Shopee,” katanya.

Recent Posts

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…

9 jam yang lalu

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

12 jam yang lalu

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…

13 jam yang lalu

Jangan Sampai Indonesia Punya 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi yang Hanya Hidup di Atas Peta

MONITOR, Jakarta - Ambisi Indonesia memperluas kawasan konservasi laut hingga 97,5 juta hektare pada 2045…

16 jam yang lalu

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

1 hari yang lalu