DPD RI Desak Kasus Masjid Munawaroh Sentul Diusut Secara Transparan dan Proporsional

45

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris meminta aparat penegak hukum untuk mengusut secara proporsional peristiwa yang terjadi di Masjid Al Munawaroh Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. 

“Apapun latar belakang dan masalah yang dialami pelaku, apa yang dilakukannya di dalam masjid sangat tidak pantas dan tidak bisa dibenarkan,”kata Fahira dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (2/7).

Dalam sebuah video yang beredar luas, seorang perempuan tanpa melepas alas kaki mengamuk dan membawa seekor anjing masuk ke dalam masjid. Insiden yang terjadi pada Minggu (30/6) sekitar pukul 14.00 WIB ini, kini sedang ditangani oleh pihak kepolisian.

“Saya minta umat tetap tenang dan jangan terprovokasi. Kita kawal pengusutan kasus ini agar ditangani secara proporsional dan transparan oleh aparat penegak hukum,”tambah pimpinan yang membidangi persoalan Politik, Hukum, dan HAM tersebut.

Ia berpandangan, penyelesaian secara hukum terhadap peristiwa yang mempunyai sensitifitas seperti ini sangat penting dalam mencegah preseden tidak baik dikemudian hari. 

Selain itu juga, supaya kasus ini tidak melebar dan dimanfaatkan oknum-oknum tidak bertanggungjawab untuk memperkeruh keadaan dan mengadu domba masyarakat.

“Kasus ini harus ditangani secara proporsional dan transparan karena punya dampak luas dan sudah menjadi perhatian publik,”ujar dia.

“Saya berharap semua pihak dapat menahan diri dengan mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada aparat penegak hukum. Semoga dengan penyelesaian secara hukum, kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua dan tidak terulang lagi,” pungkasnya.