Srikandi GIAN Siap Bersinergi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia

23

MONITOR, Jakarta – Gerakan Indonesia Anti Narkoba (GIAN) terus melakukan konsolidasi organisasi untuk memperkuat infrastruktur dan aktualisasi program kerja hingga ke akar rumput dalam upaya memerangi peredaran narkoba saat ini.

Ketua Umum DPP GIAN, Guntur Eko Widodo  mengatakan, dengan genap sudah 34 DPW Provinsi terbentuk, serta 518 DPW Kabupaten/Kota, dapat bersinergi dengan seluruh komponen bangsa yang sama-sama memiliki concern terhadap persoalan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA).

“Karena GIAN memang hadir untuk melengkapi yang sudah ada, sebagai penyeimbang dan kontrol sosial, menjawab tantangan darurat narkoba dengan fungsi utama memutus mata rantai jaringan peredaran serta penyalahgunaan narkoba di lingkungan Masyarakat,” kata Eko dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/6). 

Bertepatan dengan Hari Anti Narkoba Internasional ini, sambung Eko, GIAN hadir dan mendukung penuh Inpres nomor 1 tahun 2019, yakni gerakan masyarakat hidup sehat dengan cara cerdas menolak narkoba.

Ia pun menjelaskan, salah satu perempuan yang dilantik sebagai Ketua Srikandi Gian Nasional adalah Lindsey Afsari Puteri. Eko berharap Srikandi GIAN, akan menjadi garda terdepan menutup pintu masuk penyalahgunaan NAPZA bagi generasi muda. 

“Selain karena jumlah perempuan lebih banyak dari laki laki, juga karena perempuan sebagai ibu bagi keluarga yang paling banyak menanggung beban dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba,” paparnya.

Selaras dengan pernyataan Ketua Umum DPP GIAN, usai dilantik, Lindsey Afsari Puteri yang dikenal sebagai aktivis sosial sekaligus politisi perempuan dan entrepreneur (business woman) ini menyambut harapan tersebut dengan menegaskan kembali komitmen bahwa GIAN dan KIM akan bersinergi memerangi penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

“Awal bergabung dengan GIAN bulan lalu, saya dipercaya menjadi Wakil Ketua Deputi P2 DPP GIAN membidangi pemuda dan masyarakat. Nah, puji syukur saat ini saya mendapat tambahan amanat untuk memimpin gerakan perempuan secara nasional, dalam formasi Srikandi GIAN,” kata Lindsey.

Dengan memengang dua tugas yang dipercayakan ini (Wakil Ketua Deputi P2 dan Ketua Srikandi Nasional), politikus Partai Golkar ini juga akan melakukan kolaborasi dan pengembangan program penyuluhan dan pendidikan (P2) yang difokuskan pada pencegahan dini penyalahgunaan narkoba.

 “Ya, pencegahan dini yang dimulai dari keluarga, dimana perempuan atau ibu memegang peranan penting sebagai sekolah pertama bagi anak-anaknya, setelah itu dilanjutkan ke sekolah formil dan nonformil diluar rumah, dimana nantinya Srikandi GIAN dan Deputi P2 akan menjalinkerja sama dengan pihak-pihak terkait yang dimaksud,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data BNN tahun 2017, penyalahgunaan Narkoba di Indonesia mencapai 1,77% atau sekitar 3,37 juta jiwa, dimana 24 % dari pengguna adalah pelajar/pemuda. Ini kondisi yang memprihatinkan.