Jaga Harapan Umat dan Pendukungnya, PAN Yakin Prabowo-Sandi Tidak Berputar Haluan

443

MONITOR, Jakarta – Wakil Sekertaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay menyarakan agar Prabowo Subianto untuk tetap berada bersama umat dan masyarakat yang mendukungnya pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019 kemarin.

Menurut dia, walau tidak bisa membawa kemenangan, diyakini bahwa mereka tidak hanya sekedar memilih Prabowo-Sandi, tetapi mereka juga menggantungkan harapan yang cukup besar. Harapan itu tentu haruslah dijaga dan dipelihara. 

Hal itu menanggapi adanya rumor tawaran koalisi hingga pembagian jabatan di pemerintahan kepada Gerindra dalam rangka rekonsiliasi pasca pelaksanaan Pemilu kemarin.

“Menjaga harapan kan tidak mesti harus jadi presiden. Bisa juga dengan mengadvokasi kepentingan masyarakat lewat jalur politik dan kekuatan civil society yang ada, dan itu tentu sangat pas jika dipimpin oleh Prabowo,” kata Saleh, di Jakarta, Rabu (26/6).

Lebih lanjut, ia menilai sangatlah tidak tepat jika rekonsialiasi yang mungkin akan segera dilakukan diarahkan pada upaya bagi-bagi kursi. Masyarakat, sambung Saleh, diyakini tidak akan menginginkan kalau Prabowo-Sandi justru memutar haluan dengan bergabung ke 01 seperti yang belakangan santer diperbincangkan.

Sebab, mereka (pendukung,red) tetap menginginkan ada pemimpin informal yang bisa menjadi kekuatan penyeimbang dari pemerintah yang akan berkuasa nanti.

“Walaupun ada tawaran, Prabowo-Sandi sebaiknya menjaga komitmen bersama masyarakat pendukungnya. Ini bukan persoalan politik kekuasaan semata, tetapi lebih luas dari itu politik kebangsaan,” terang wakil ketua komisi IX DPR RI itu.

Kendati demikian, Saleh meyakini bahwa baik Prabowo Subianto maupun Sandiga Uno tidak akan tergiur dengan wacana yang berkembang saat ini.

“Kita yakin, Prabowo-Sandi tidak akan tergiur. Tapi karena telah diwacanakan, tentu layak untuk ditanggapi. Kesetiaan dan harapan masyarakat itu harganya mahal. Karena itu, sangat tidak seimbang jika dibarter dengan tawaran politik apa pun,” pungkas dia.