BUMN

Jasa Marga Masuk Jajaran Top 100 Most Valuable Brands 2019

MONITOR, Jakarta – Kiprah PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai operator jalan tol terbesar di tanah air kembali mendapat pengakuan publik. Yang terbaru, Jasa Marga menempati peringkat ke-28 dari 100 brand dalam ajang Brand Finance Top 100 Indonesia Most Valuable Brands 2019.

Malam penganugerahan Brand Finance Top 100 Indonesia Most Valuable Brands 2019 berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (12/6). Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menerima langsung penghargaan tersebut dari Group Chief Editor Swa Kemal E. Gani dan Managing Director Brand Finance Asia Pacific Samir Dixit.

Dalam sambutannya, Kemal menyampaikan, ajang ini sudah berlangsung sejak tujuh tahun lalu. Penghargaan ini, tambahnya, merupakan apresiasi kepada perusahaan dan merek dengan nilai valuasi tertinggi di Indonesia.

Ajang Brand Finance Top 100 Indonesia Most Valuable Brands 2019 sendiri diselenggarakan oleh Swa Network bekerja sama dengan Brand Finance, sebuah perusahaan brand valuation dan strategic consulting yang bermarkas di London, dengan representative offices di lebih dari 20 negara di seluruh dunia.

Pada ajang Brand Finance Top 100 Indonesia Most Valuable Brands 2019, Jasa Marga memperoleh skor Brand Strength Index (BSI) 79,86 (skala 0 hingga 100) dengan Brand Rating AAA- yang berarti termasuk Extremely Strong. Brand Rating ini meningkat daripada tahun lalu, yakni AA+. Sementara itu, Brand Value Jasa Marga tahun ini sebesar $255 juta. Angka tersebut meningkat 9% dibandingkan tahun lalu, yakni $235 juta.

“Kami merasa bangga mendapatkan penghargaan dalam Top 100 Indonesia Most Valuable Brand 2019. Kami menempati peringkat ke-28 dengan Brand Value $255 juta. Hal ini menggambarkan bahwa Jasa Marga terus bertumbuh di atas rata-rata industri dan kami berada pada bisnis yang prospektif di masa depan. Tidak kalah penting, kekuatan brand kami tertancap dalam persepsi publik, melalui pengembangan produk, peningkatan kualitas pelayanan dan strategi komunikasi. Ke depannya, kami akan terus meningkatkan performance ukuran-ukuran ini agar brand kami makin terdongkrak nilainya,” kata Dwimawan Heru seusai menerima penghargaan tersebut.

Untuk mendapatkan nilai merek dalam Brand Finance Top 100 Indonesia Most Valuable Brands 2019, proses penilaian dilakukan dengan mengikuti sejumlah tahap, seperti menghitung kekuatan merek dengan menggunakan balanced scorecard; menentukan kisaran royalti untuk setiap industri; menghitung tarif royalti; menentukan pendapatan merek dengan memperkirakan proporsi pendapatan perusahaan induk yang dihasilkan suatu merek; menentukan proyeksi pendapatan dengan menggunakan fungsi pendapatan historis, perkiraan analis ekuitas, dan tingkat pertumbuhan ekonomi; menerapkan tarif royalti ke proyeksi pendapatan untuk memperoleh pendapatan merek; dan pendapatan merek didiskontokan setelah pajak menjadi Net Present Value yang menghasilkan brand value.

Recent Posts

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

2 jam yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

2 jam yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

13 jam yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

17 jam yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

19 jam yang lalu

Alih Generasi dan Tantangan Sensus Pertanian, HKTI Lumajang Dorong Transformasi Smart Farming

MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…

21 jam yang lalu