Fahri Hamzah: DPR dan DPD RI Digaji untuk Kritik Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 Fahri Hamzah (dok: Rangga Monitor)

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah kembali menyoroti sikap jajaran anggota dewan di Parlemen Senayan yang kerap melontarkan kritik kepada pemerintah. Menurutnya, hal tersebut adalah lumrah.

Fahri menjelaskan, lembaga DPR RI ataupun DPD RI memang dibentuk untuk menyeimbangkan kinerja pemerintahan, atau memberikan kritik dan masukan.

“Dalam sistem presidensial, sebetulnya menggaji anggota DPR RI dan DPD RI itu sama dengan membayar oposisi untuk melawan pemerintah,” kata Fahri Hamzah, Selasa (11/6).

Widget Situasi Terkini COVID-19

Bahkan tak hanya lembaga legislatif saja, keberadaan partai politik di negara-negara yang menganut sistem parlementer justru dibiayai oleh Negara.

Untuk itu, maka wajar keberadaan parpol oposisi akan memperkuat kinerja pemerintahan supaya bekerja lebih baik.

“Implementasinya di dalam beberapa negara dengan sistem parlementer, partai oposisi dibiayai lebih dari partai pemerintah (ruling Party),” jelas politikus asal Sumbawa ini.

“Karena semakin kuat oposisi, kerja partai pemerintah akan lebih baik,” tambah Fahri.