Mata uang Dolar AS
MONITOR, Washington – Di akhir perdagangan Jumat, atau Sabtu pagi WIB, kurs dolar AS menurun tajam terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya.
Analis memprediksi, turunnya kurs dolar diakibatkan laju pertumbuhan lapangan pekerjaan AS melemah bulan lalu. Selain itu, memicu kekhawatiran atas potensi perlambatan ekonomi di negeri Paman Sam itu.
Xinhua melaporkan, Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,51 persen menjadi 96,5515 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1337 dolar AS dari 1,1273 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2739 dolar AS dari 1,2690 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7003 dolar AS dari 0,6976 dolar AS.
Dolar AS dibeli 108,16 yen Jepang, lebih rendah dari 108,44 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9868 franc Swiss dari 0,9912 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3271 dolar Kanada dari 1,3370 dolar Kanada.
MONITOR, Depok - Pondok Pesantren Vocational Al-Ma’mun menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan…
MONITOR, Jakarta - Di tengah percepatan perubahan teknologi, meningkatnya ketegangan geopolitik, dan tantangan perubahan iklim…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat ketahanan dan daya saing industri perhiasan nasional di…
MONITOR, Jakarta - Kapuspen TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, S.E., M.Han secara resmi membuka…
Serang - Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang, Muhammad Akbar Maulana, memberikan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong percepatan transformasi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif…