MEGAPOLITAN

Libur Lebaran Usai, Anies Kembali Ingatkan Bawahnya Tak Razia Pendatang Baru

MONITOR, Jakarta – Pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H Ibukota diprediksi bakal dibanjiri ribuan pendatang baru. Terlebih adanya himbauan Gubernur Jakarta Anies Baswedan kepada Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) agar tidak melakukan razia terhadap warga pendatang.

“Saya sudah mengigatkan semua jajaran di Pemprov DKI untuk melayani semua warga dengan baik termasuk orang yang ingin datang ke Jakarta,”ujar Anies.

Menurut Anies dibawah kepemimpinannya sudah tidak boleh lagi ada razia pendatang paska lebaran. Yang ada adalah memberikan layanan informasi sebanyak-banyaknya tentang Ibukota kepada warga pendatang tersebut.

“Salah satu informasi itu diantaranya adalah, bagi warga daerah yang ingin mencari rezeki di Jakarta disarankan memiliki keahlian. Hal tersebut untuk mencegah agar tidak menjadi beban bagi warga lainnya,”terang Anies

Apalagi kata Anies, saat ini lapangan pekerjaan sudah banyak menyebar di daerah. Dulu terkonsentrasi di Jakarta tapi kini sudah ada di banyak tempat.

Atas kebijakannya tersebut Anies pun memperkirakan akan banyak warga pendatang yang bakal datang datang ke Ibukota paska lebaran. Orang nomor satu di Jakarta ini memberikan akan ada 71 ribu orang warga pendatang ke Jakarta pasaka lebaran tahun ini.

Perkiraan jumlah pendatang baru tahun tersebut berdasar angka tahun lalu yang mencapai 69 ribu orang.

“Tahun lalu jumlah pemudik itu 5.865.000 kemudian arus baliknya 5.934.000, selisihnya 69 ribu. Tapi angka selisihnya itu dari tahun ke tahun tidak beda banyak. Kalau proyeksi kita kira-kira sekitar 71 ribu, dibandingkan tahun lalu 69 ribu,” ujar Anies.

Sekedar diketahui, terdapat sekitar 10 wilayah kecamatan yang menjadi sasaran pendatang baru. Seperti, Tanjung Priok, Cilincing, Cakung, Pembaringan, Pulogadung, Jatinegara, Kalideres, Cengkareng, Kebayoran Lama dan Senen.

Kesepuluh wilayah kecamatan tersebut merupakan daerah kawasan industri berupa pabrik dan pergudangan juga menjadi daerah industri ruangan seperti konveksi dan lainnya.

Recent Posts

Waka Komisi VII DPR: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Sekadar Ubah Jalur Penjualan Komoditas

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mengingatkan agar kebijakan ekspor…

58 detik yang lalu

Kemenag: Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

MONITOR, Jakarta - Kabar baik datang dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan…

2 jam yang lalu

Kementan Dorong Konsumsi Protein Hewani, Siapkan Generasi Emas 2045 Sejak Usia Dini

MONITOR, Tangerang – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong peningkatan konsumsi protein hewani sebagai bagian dari strategi…

4 jam yang lalu

Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Kemnaker Imbau Peserta, Mentor, dan Operator Lengkapi Tahapan Akhir

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau seluruh peserta, mentor, dan operator penyelenggara magang untuk…

4 jam yang lalu

Fase Pemulangan Gelombang II dari Madinah Dimulai, 48 Persen Jemaah Telah Tiba di Tanah Air

MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari…

4 jam yang lalu

Bicara di Forum OOC 2026 Kenya, Rokhmin Dahuri Paparkan Visi Ekonomi Biru sebagai Masa Depan Global

MONITOR, Mombasa, Kenya - Indonesia kembali menunjukkan kiprahnya dalam percaturan pembangunan kelautan dunia melalui kehadiran…

13 jam yang lalu