HEADLINE

Pertemuan AHY dan Megawati Tidak Bisa Dipisahkan dari Aktifitas Politik

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo dan Para pejabat kementerian serta lembaga negara, berbondong datang ke kediaman Megawati Soekarnoputri. Termasuk Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut bertandang ke rumah Ketua Umum PDIP tersebut tepat pada hari raya Idul Fitri 1440 H, Rabu (5/6/2019).

Peneliti komunikasi politik Universitas Telkom Dedi Kurnia Syah, menanggapi pertemuan ketua umum PDIP Megawati dan AHY. Menurutnya, silaturahim tersebut tidak bisa dipisahkan dari aktifitas politik kedua klan politisi tersebut.

“Pertemuan dua klan politik, meskipun tidak secara teknis berurusan dengan politik, ia tetap saja bermuatan politis, karena komunikasi politik itu dinamis, tidak saja apa yang terlihat, tetapi memuat apa yang menjadi impact atau tujuan tersembunyi” terangnya.

Meskipun dalam momentum lebaran, pertemuan tersebut disinyalir akan berdampak politis. Terlebih selama ini hubungan SBY dan Megawati terbilang buntu. Dedi menilai akan ada hubungan barunyang dibangun melalui generasi AHY dan Puan sebagai penerus keluarga Demokrat dan PDIP.

“Tentu sisi baiknya adalah silaturahim yang sengaja dibangun, hanya saja naif jika tidak melihat pertemuan ini berimbas politik kedua klan tersebut” kata Dedi.

Sekain itu, Dedi melihat pertemuan tersebut menguatkan jalan pikiran SBY sejauh ini. Bahwa Partai Demokrat tidak benar-benar berada di kubu koalisi Prabowo Subianto.

“Membaca aktifitas dan statemen SBY sejauh ini, lebih banyak bertolak belakang dengan apa yang sedang dijalankan Prabowo, mulai dari menolak model kampanye Prabowo dengan shalat subuh berjamaah, hingga klarifikasi kesan Prabowo terkait ibu Ani. Dan sekarang dengan harmoni pertemuan Megawati. Tentu, itu cukup menjelaskan SBY berada di seberang Prabowo secara etika politik” jelasnya.

Recent Posts

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

12 jam yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

12 jam yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

18 jam yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

2 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

2 hari yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

3 hari yang lalu