MEGAPOLITAN

Naiki Mobil Bak Terbuka, Anies Ikut Takbir Keliling Bareng Warga Tanah Abang

MONITOR, Jakarta – Berbeda dengan Gubernur Jakarta sebelumya yang melarang adanya takbir keliling. Dibawah kepemimpinan Anies Baswedan justru warga Jakarta dipersilahkan untuk melakukan takbir keliling.

Bahkan tak hanya mempersilahkan warganya, Anies pun terlihat ikut berkeliling Ibukota untuk melakukan takbir.

Orang nomor satu di Ibukota ini berbaur dengan warga Tanah Abang untuk ikut takbir keliling di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat dengan manaiki mobil bak terbuka.

Anies terlihat mengenakan baju muslim lengan panjang berwarna abu-abu. Ia juga nampak melengkapi busana muslimnya dengan peci berwarna hitam.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu ditemani oleh Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Megantara di atas mobil. Terdengar sambutan yang hangat dari para warga ketika mobil Anies melintas di depan tenda takbiran yang digelar warga.

“Selamat datang Pak Anies, selamat datang Pak Anies,” kata salah satu warga melalui pengeras suara.

Tak hanya itu, nampak juga masyarakat yang mendekati mobil Anies untuk bersalaman. Lalu, Anies pun membalas uluran tangan dari para warga.

Lalu lintas di kawasan itu pun terlihat dipenuhi kendaraan roda dua dan empat. Kecepatan mobil dan motor yang melintas hanya mampu memacu sekira 10 KM/jam hingga 20 KM/jam.

Aktivitas takbiran keliling pun tidak hanya diikuti remaja atau anak di bawah umur. Namun, terlihat ada beberapa orang tua yang meramaikan kegiatan tersebut.

Alunan merdu takbir juga menggema dari berbagai masjid maupun musala di kampung-kampung. Suara takbir dikumandangkan anak-anak maupun orang dewasa. Dentuman suara petasan pun terdengar secara berulang kali di lokasi.

Anies mengaku ikut takbiran keliling, karena itu merupakan sebuah tradisi turun menurun warga Indonesia.

“Takbiran itu adalah bertakbir sepanjang malam itu disunnahkan, kita di Indonesia punya kebiasaan untuk mengadakan takbir keliling, ini sebuah tradisi yang dulunya kita menggunakan obor keliling kampung karena waktu itu belum ada lampu merayakan malam kemenangan,” pungkasnya.

Recent Posts

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

23 menit yang lalu

Menhaj Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan daerah masuk ke rantai…

27 menit yang lalu

Ketua IDI Lebak: Psikosomatik Bukan Sakit Pura-Pura, Stres Bisa Picu Keluhan Fisik

MONITOR, Lebak — Tekanan pikiran dan persoalan emosional tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga dapat…

31 menit yang lalu

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya Jadi Tenaga Ahli Kemenhaj

MONITOR, Jakarta – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf memberikan penjelasan terkait sorotan…

13 jam yang lalu

KPAA Panembahan Karyonagoro: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Momentum Diplomasi Kebudayaan

MONITOR, Magelang - Rencana konser penyanyi tenor dunia Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur, Magelang,…

13 jam yang lalu

Memperkuat Tradisi Pesantren di Lingkungan MDT: Merawat Adab, Meningkatkan Mutu

Oleh: Akhmad Sururi Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Di satu sisi,…

13 jam yang lalu