Uncategorized

Peringati Hari Lahir Pancasila, Menteri Amran Bakar Semangat Mahasiswa Gowa

MONITOR, Gowa – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman hadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Polbangtan Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (1/6) pagi. Memberikan sambutan selaku pembina upacara, Amran secara khusus meminta mahasiswa Polbangtan Gowa untuk bersemangat dalam memajukan Indonesia.

“Kita ini adalah negara besar, kita harus optimistis. Bung Karno selalu mengatakan kita adalah negara besar dan kita harus bisa sejajar dengan negara-negara maju,” ungkap Amran di hadapan mahasiswa Polbangtan Gowa.

Amran menyebutkan semangat untuk membawa pertanian Indonesia ke arah yang lebih baik perlu ditanamkan di dalam diri setiap pelaku sektor pertanian, termasuk para mahasiswa Polbangtan yang kelak akan terjun ke sektor pertanian. Ia mencontohkan, dalam mengembangkan hubungan perdagangan dengan sejumlah negara tetangga, Kementerian Pertanian (Kementan) selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

“Pada pertemuan G20 kemarin, ada tujuh negara maju yang minta untuk bertemu dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia. Kami layani satu per satu dan Alhamdulillah kami bertemu dengan Menteri Pertanian Argentina, Brasil, India, dan Jepang. Kami selalu utamakan kepentingan bangsa kita. Setiap mereka minta ekspor satu (produk), kami minta bisa ekspor 6 produk dari kita ke mereka. Selalu seperti itu gaya negosiasi kami,” papar Amran.

Pada kesempatan tersebut, Amran juga meminta para mahasiswa untuk tak pantang menyerah dalam meraih cita-citanya. Pria yang disebut sebagai menteri terkaya pada Kabinet Kerja tersebut meyakini para mahasiswa Polbangtan memiliki kesempatan besar untuk menjadi agropreneur yang sukses.

“Semua yang ada di sini berhak menjadi konglomerat dunia. Masalahnya mau atau tidak. Jika kita sudah berkata mau, maka tanamkan dalam hati bahwa kita mau dan mampu, serta tekadkan dalam hati, aku tidak ingin mati sebelum menikmati surga dunia,” seru Amran.

Niat kuat dan kerja keras, diungkapkan Amran, merupakan kunci untuk meraih keberhasilan. Begitupun selama memimpin Kementan sejak Oktober 2014, dirinya menilai sejumlah capaian pembangunan pertanian tidak bisa dilepaskan dari semangat bekerja yang digaungkan Amran ke semua jajaran Kementan.

“Semua capaian pembangunan pertanian selama lima tahun terakhir merupakan kerja keras kita semua,” ungkap Amran.

Selama lima tahun terakhir, Amran menyebutkan pembangunan pertanian Indonesia mencatat sejumlah prestasi. Salah satunya, tingkat inflasi pangan yang bisa ditekan hingga ke titik rendah.

“Inflasi pangan tahun 2014 senilai 10,57%, turun menjadi 1,26% pada tahun 2017. Ini penurunan paling signifikan sepanjang sejarah kita,” terang Amran.

Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) terus menunjukkan tren yang positif. Selama periode 2013-2017, akumulasi tambahan nilai PDB Sektor pertanian yang mampu dihasilkan mencapai Rp1.375 Triliun atau naik 47% dibandingkan dengan tahun 2013.

Tak hanya itu, Amran juga menyebutkan sejumlah capaian lainnya, seperti tingkat kemiskinan di pedesaan yang menurun, kesejahteraan petani yang meningkat, serta ekspor pertanian yang meningkat pesat. Semangat dan kerja keras yang telah dibangun selama lima tahun terakhir, diharapkan Amran dapat terus dipelihara oleh generasi penerus.

“Kami lakukan ini semua demi merah putih dan demi indonesia, kita akan berlalu dan generasi kita selanjutnya akan mengambil tongkat estafet untuk menggantikan kita semua,” ujarnya.

Recent Posts

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

17 jam yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

21 jam yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

2 hari yang lalu

Mahasiswa UID, Sutan Akhyar Rajabi Jadi Pemuda Pelopor Terbaik Depok 2026 Bidang Pendidikan

MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Ma’had Aly Perlu Diperlakukan Setara dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Ajak Peserta P3MD Danantara Rasakan Langsung Bisnis dan Layanan Jalan Tol

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membagikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan bisnis dan…

2 hari yang lalu