Kemendes PDTT

Gandeng Shopee, Kemendes gelar Workshop Literasi e-Commerce di Untad Palu

MONITOR, Palu – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan marketplace Shopee dan Universitas Tadulako menggelar workshop literasi e-commerce untuk para pelaku UMKM di daerah tertinggal pada Rabu (29/5) lalu di Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam workshop ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM berasal dari Kabupaten Donggala dan Sigi yang membawa produk masing-masing dari desanya. Para pelaku UMKM yang menjadi peserta tersebut diberikan pelatihan dengan mendapatkan materi tentang tips berjualan secara online yakni teknik foto produk yang bagus dan juga cara membuat deksripsi produk agar dapat menarik perhatian konsumen sehingga dapat mengakses ke pasar yang lebih luas.

Staf Ahli Menteri bidang pembangunan ekonomi lokal Kemendes PDTT Ekatmawati mengatakan bahwa persoalan pemasaran produk di Daerah Tertinggal tidak hanya terkait aksesibilitas dan minimnya sarana prasarana, namun juga rendahnya pengetahuan masyarakat tentang literasi digital.

“Dalam era ini, digitalisasi ini sangat penting bagi para pelaku UMKM di daerah tertinggal untuk memasarkan produknya. Karena itu, dengan kegiatan workshop yang bekerjasama dengan Shopee ini diharapan dapat mendorong perkembangan pemasaran produk-produk para pelaku UMKM di daerah tertinggal secara online,” kata Ekatmawati yang dalam workshop ini didampingi oleh Direktur Pengembangan Ekonomi Lokal dari Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Ditjen PDT) Kemendes PDTT, Bahartani Lamakampali.

Lebih lanjut Ekatmawati mengatakan bahwa kerjasama Kemendes PDTT melalui Ditjen PDT dengan Shopee dan Universitas Tadulako telah menghasilkan sebuah komitmen untuk menggerakan UMKM di daerah tertinggal untuk Go-Online.

“Dari pihak Shopee dan pihak universitas telah berkomitmen untuk bersama-sama mendorong atau menggerakan para pelaku UMKM di daerah tertinggal untuk memasarkan produknya secara online. Untuk Universitas Tadulako akan membantu melalui kegiatan KKN yang diharapkan mahasiswanya dapat membantu dan mengajak UMKM lain untuk bisa memasarkan produk-produknya secara online,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Ekonomi Lokal Ditjen PDT Kemendes PDTT Bahartani Lamakampali menambahkan bahwa selain literasi e-commerce yang diberikan Shopee kepada pelaku UMKM di daerah tertinggal, Shopee Indonesia juga memiliki program Kreasi Nusantara yang merupakan platform khusus didekasikan bagi UMKM untuk memamerkan rangkaian produknya.

“Program ini tujuannya untuk memberikan wadah bagi UMKM agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas dalam memasarkan produknya secara online,” katanya.

Recent Posts

Kemenperin Perkuat Daya Saing IKM Alas Kaki Hadapi Tantangan Global

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat daya saing pelaku industri kecil dan menengah…

54 menit yang lalu

Layanan Haji Tingkat Kabupaten Tetap Buka di Hari Libur, Ini Alasannya

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tetap membuka layanan kepada jemaah haji di…

2 jam yang lalu

ASDP: Arus Balik Sumatera ke Jawa Terkendali, Penumpang Naik Tipis

MONITOR, Jakarta - Pergerakan masyarakat dari Sumatera menuju Jawa pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)…

3 jam yang lalu

Kecam Intervensi AS di Venezuela, GKB-NU Minta Presiden Prabowo Pimpin Perlawanan Multilateralisme Global

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengecam keras intervensi militer Amerika Serikat…

4 jam yang lalu

Puncak Arus Balik Tahun Baru 2026, 196 Ribu Kendaraan Padati Jabotabek

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan sebanyak…

7 jam yang lalu

Hadiri HAB ke-80, Wamenag Ajak Warga Kulon Progo Rawat Kerukunan

MONITOR, Kulon Progo - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengingatkan bahwa merawatkan kerukunan…

13 jam yang lalu