KPAI: Sebagian Anak Korban Kerusuhan 22 Mei sudah Dipulangkan

10
Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty (net)

MONITOR, Jakarta – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Siti Hikmawatty, mengungkapkan dari hasil kordinasi dengan pihak kepolisian, setidaknya sejumlah anak di bawah umur yang dikabarkan hilang sudah dapat kembali ke keluarganya masing-masing.

Selain berkordinasi dengan aparat kepoliai, KPAI, sambung dia, juga mengadakan koordinasi dengan apparat terkait antara lain unit PPA Kepolisian, Kementerian Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Dari hasil koordinasi tersebut, terdapat sejumlah anak yang berhasil dikumpulkan dan dibawa ke rumah aman milik negara,” kata Hikmawatty dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (25/5).

“Sebagian anak-anak tersebut pernah menginap di rumah tahanan, dan sebagian lain ada yang langsung dikirim ke rumah aman,” tambahnya.

Ia mengatakan, temuan tersebut setelah KPAI membuka posko pengaduan menyusul kerusuhan 22 Mei kemarin yang kemudian diketahui para orang tua mengaku tidak mengetahui keberadaan anaknya.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan KPAI, kata Hikmawatty, setidaknya anak-anak yang telah ditemukan itu sebagian ada yang mengalami luka-luka, namun telah mendapatkan pertolongan medis.

“Dan anak-anak ini setelah menjalani assessment selanjutnya akan dipulangkan ke rumah orang tuanya masing-masing,” ucap Hikmawatty.

Ia pun menghimbau agar para orang tua yang belum mengetahui keberadaan anaknya pasca kerusuhan 22 Mei dapat segera menghubungi layanan pengaduan posko KPAI.

“Bagi orang tua yang masih belum bisa mengetahui keberadaan putranya tersebut dapat menghubungi Nomor telp 1500771, Layanan Telepon Pelayanan Sosial Anak (TEPSA),” pungkasnya.