MEGAPOLITAN

Ibukota Kondusif, Pasar Tanah Abang Kembali Beroperasi

MONITOR, Jakarta – Rencana Perumda Pasar Jaya menutup Pasar Tanah Abang hingga 25 Mei mendatang, akhirnya dibatalkan. Ini setelah Gubernur Jakarta Anies Baswedan memastikan paska demo perekonomian di Ibukota tetap stabil, sehingga Pasar Tanah Abang pun bisa kembali beroperasi hari ini Jumat (24/5).

“Sesuai arahan Pak Gubernur yang memastikan perekonomian di Jakarta stabil. Terlebih di sini ada bantuan keamanan dari Kapolres, Kapolsek, tokoh masyarakat hingga anggota dewan yang memastikan tanah Abang aman dan bisa beroperasi hari ini,” ujar Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, di pasar blok A Tanah Abang, Kamis malam (23/5).

Dikatakan Arief, untuk memastikan keberadaan Pasar Tanah Abang aman dan kondusif sedikitnya ada 300 personel gabungan yang selalu siaga di kawasan Pasar Tanah Abang.

“Ada satu SSK dari TNI, polisi ditambah pengamanan internal kita yang bersiaga di sini. Jumlah seluruhnya ada 300 personel gabungan,”terangnya.

Dijelaskan Arief, di Pasar Tanah Abang ada sekitar 17 ribu kios yang dua hari sebelumnya ditutup oleh Perumda Pasar Jaya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan usai kericuhan yang terjadi sejak Selasa (22/5) hingga Rabu (22/5) dini hari lalu. Kericuhan itu buntut dari massa pendemo di Bawaslu yang memaksa bergerak ke Jalan Wahid Hasyim hingga kearah Pasar Tanah Abang.

“Bagi pedagang, keluhannya cuma satu yakni keamanan. Namun, pedagang maupun masyarakat diminta tetap waspada sesuai situasi keamanan Jakarta. Namun, kita pastikan semua aman,” tegasnya.

Terlebih, ungkapnya, akses transportasi baik KRL, Transjakarta maupun angkot sudah berjalan dengan baik. Dia mengungkapkan, pusat perdagangan Tanah Abang menjadi barometer keamanan di Ibu Kota. Sehingga, penutupan Tanah Abang semakin mengindikasikan suasana Jakarta mencekam. Padahal saat ini sudah kondusif.

“Kita ingin memastikan bahwa tempat ini adalah bukan tempat yang rawan. Apalagi, tempat ini merupakan pusat ekonomi, bukan hanya di Indonesia tapi dunia. Pelanggan kita datang dari Eropa dan Afrika. Sehingga penutupan tidak boleh lama-lama,” jelasnya.

Ditempat yang sama Tokoh Masyarakat Tanah Abang yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Jakarta , Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengatakan, penutupan Tanah Abang merupakan imbas dari kegiatan unjuk rasa di Bawaslu pada 21-22 Mei.

Namun saat ini, kata Lulung kondisi Tanah Abang bisa dikatakan aman dan bisa kembali beroperasi sediakala.

“Saya bisa jamin kondisi Pasar Tanah Abang sudah kondusif dan aman. Dan saya minta kesemua pihak jangan jadikan tanah abang untuk kepentingan politik”pungkasnya.

Recent Posts

Mahasiswa UIN Jakarta dan UI ungkap Model Keberlanjutan Wakaf Rumah Sakit di GLOW 2026

MONITOR, Jakarta - Integrasi tata kelola syariah dan model bisnis hibrida menjadi kunci keberlanjutan wakaf…

3 jam yang lalu

Kemnaker Buka Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI hingga 22 November

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan pembukaan Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan…

6 jam yang lalu

Teken MoU, Kemenag dan Al-Azhar Buka Peluang Double Degree hingga Riset Bersama

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir, memperkuat kemitraan…

8 jam yang lalu

Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…

19 jam yang lalu

Multatuli Justice Law Firm Lebak Dorong Kesadaran Hukum dan Akses Pendampingan bagi Masyarakat

MONITOR, Lebak — Multatuli Justice Law Firm hadir di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memberikan pelayanan…

19 jam yang lalu

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

1 hari yang lalu