Kemendes PDTT

Tingkatkan Perekonomian, Kemendes dorong BUMDes di Jabar saling Kerjasama

MONITOR, Bandung – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyarankan kepada seluruh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Jawa Barat untuk saling bekerjasama dalam meningkatkan perekonomian yang lebih besar lagi.

“Jadi, BUMDes yang ada didesa-desa untuk segera melakukan kolaborasi atau kerjasama antar BUMDes disekitarnya. Jadi, kalau BUMDes disekitar itu bergabung menjadi satu atau membentuk BUMDes bersama, tentu kita akan melihat skala ekonomi yang lebih besar atau lebih tinggi lagi,” kata Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP) Kemendes PDTT Harlina Sulistyorini yang mewakili Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) dan Pengukuhan CEO BUMDes di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung pada Rabu (15/5).

Menurut Harlina, di Jawa Barat telah dikukuhkan ribuan CEO Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berasal dari para pendamping desa yang tujuannya untuk mengembangkan BUMDes berbasis karakteristik dan kebutuhan. Sehingga dengan keberadaan CEO BUMDes ini diharapkan BUMDes-BUMDes bisa memiliki berbagai berinovasi yang berdampak pada meningkatnya ekonomi desa secara berkelanjutan.

“Banyak BUMDes yang terbentuk dan ada CEO yang sudah dikukuhkan untuk mengawal BUMDes tersebut. Jadi saya berharap BUMDes dapat berkolaborasi agar dapat memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Kemudian juga memiliki nilai tawar yang lebih tinggi juga dan tentu akan bisa melakukan kerjasama dengan sejumlah offtaker atau perusahaan,” katanya.

Lebih lanjut, Harlina menyampaikan terkait penggunaan dana desa yang pada tahun 2019 dianjurkan mulai diarahkan untuk program inovasi desa yang tujuannya dari untuk membuat inkubasi agar masyarakat desa membuat inovasi-inovasi dalam penggunaan Dana Desa untuk peningkatan SDM dan ekonomi yang sesuai dengan potensi masing-masing.

“Dengan hampir tercukupinya infrastruktur dasar di banyak desa, maka prioritas penggunaan Dana Desa perlu mulai diarahkan untuk Program Inovasi Desa di 434 kabupaten di seluruh Indonesia. Hasil dari inovasi tersebut didokumentasikan baik dalam bentuk dokumen tertulis maupun video agar bisa diikuti dan dikembangkan oleh masyarakat dari desa lain di Indonesia,” katanya.

Dalam Rapat Koordinasi program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) dan Pengukuhan CEO BUMDes di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, selain Harlina yang didampingi Staf Khusus Menteri juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Forkopimda Jawa Barat.

Recent Posts

QUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli: Perbedaan Adalah Kekuatan Bangsa

MONITOR, Jakarta - Doa lintas agama dalam pembukaan konser Andrea Bocelli di JIExpo, Jakarta, dinilai…

17 jam yang lalu

Kemnaker dan PT IWIP Jalin Kerja Sama Perkuat Kompetensi SDM Pengolahan Logam Berat

MONITOR, Halmahera Tengah — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama strategis dengan PT Indonesia Weda…

1 hari yang lalu

Sekjen Kemenag: Khairu Ummah Harus Diwujudkan melalui Aksi Nyata dan Kolaborasi Negara MABIMS

MONITOR, Jakarta – Konsep Khairu Ummah (umat terbaik) tidak cukup dimaknai sebagai wacana normatif atau…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM dan BEI Buka Akses Pasar Modal bagi Usaha Menengah Lewat Go Public Academy

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT Bursa Efek Indonesia…

1 hari yang lalu

UIN Jakarta Dukung Diplomasi Keislaman Kawasan melalui Seminar Kertas Tema SOM MABIMS ke-50

MONITOR, Jakarta— Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Kertas Tema dalam rangka…

2 hari yang lalu

Indonesia Tuan Rumah SOM MABIMS ke-50, Menag Ajak Empat Negara Bangun Masyarakat Islam Berkeadaban

MONITOR, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah Senior Officials Meeting (SOM) ke-50 Menteri Agama Brunei…

2 hari yang lalu