MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan ribuan warga yang menjadi korban kebakaran di Kampung Bandan, Jakarta Utara, pada Sabtu (11/5) kemarin mendapat perhatian serius dari pemerintah. Ia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta melalui BPBD DKI Jakarta dan Dinas Sosial Dki Jakarta sudah menyiapkan tenda-tenda pengungsian sejak tadi malam.
Selain itu, tim medis dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta juga langsung hadir bekerja usai peristiwa kebakaran, karena banyak keluhan gangguan pernafasan dan luka akibat terkena serpihan benda tajam saat bencana terjadi.
“Kita bantu semua. Anak-anak sekolah sudah langsung disiapkan baju seragam, buku-buku sehingga tidak terganggu sekolahnya. Ada 5 anak SD, 27 SMP dan 3 SMA. Mereka semua dijamin untuk bisa langsung meneruskan sekolah tanpa ada gangguan. Kemudian untuk kebutuhan warga lansia sudah disiapkan tim dari Dinsos sudah membantu dari semalam,” kata Anies Baswedan dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/5).
Mantan Menteri Pendidikan RI ini mengatakan, musibah kebakaran telah menelan kerugian luar biasa karena kebanyakan warga hanya membawa apa yang ada di badan saja, meninggalkan rumahnya tanpa bawa apa-apa.
“Mereka semua akan mulai dari nol,” tutur Anies.
“Jadi kita, pemerintah akan membantu meringankan beban mereka dengan memudahkan hal-hal apa yang bisa kita lakukan, akan kita kerjakan untuk mereka disini. Prioritas pertama memastikan api sepenuhnya padam, kemudian warga dapat tinggal di shelter sementara terlindung dari hujan dan panas. Secepatnya tempat pengungsian akan dibersihkan dan ditata, sembari menyusun solusi komprehensif bagi wilayah Kampung Bandan,” kata Anies lebih lanjut.
