DPR RI Desak Menteri PUPR Berikan Kepastian Soal Huntara Bagi Korban Gempa Palu

407

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (Men PUPR) Basuki Hadimuljono untuk segera memberikan kepastian terkait persiapan hunian sementara (Huntara) kepada masyarakat Palu, Sulawesi Tengah.

Setidaknya masih ada sekitar 30 persen atau sekitar 40.000 jiwa korban gempa dan tsunami yang hingga saat ini masih mengungsi di selter pengungsian ke Huntara dikarenakan masih kurangnya dana untuk pemasangan dan penyediaan listrik serta air bersih.

“Mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera memberi kepastian kepada masyarakat Palu yang masih berada di tempat pengungsian, mengenai penyiapan huntara agar tidak meresahkan masyarakat,”kata Bamsoet, di Jakarta, Sabtu (11/5).

“Mengingat pembangunan huntara merupakan janji pemerintah terhadap pemenuhan kebutuhan tempat tinggal bagi korban gempa dan tsunami di Palu,” tambahnya.

Tidak hanya itu, politikus Golkar ini juga meminta supaya Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk tetap memberikan dan memastikan distribusi bantuan berupa kebutuhan sehari-hari.

“Obat-obatan, serta petugas medis, guna memberikan bantuan bagi para pengungsi,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia juga mendorong PT Perusaahan Listrik Negara (PLN) untuk segera melakukan perbaikan dan pemulihan jaringan listrik di wilayah yang mengalami kerusakan.

“Mendorong Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya untuk segera mengatasi kebutuhan air bersih kepada masyarakat terdampak gempa dan tsunami Palu. Juga meminta pemerintah untuk
memberikan dukungan berupa anggaran dalam pemenuhan kebutuhan Huntara kepada masyarakat,” tegasnya.

Karena itu, Bamsoet pun menghinbau kepada masyarakat korban, terutama yang masih mengungsi untuk bersabar dan tetap percaya bahwa pemerintah akan tepati janjinya.

“Kepada seluruh pengungsi untuk bersabar dan tetap mempercayai bahwa pemerintah akan memenuhi janjinya untuk pembangunan huntara serta tetap menjaga kebersihan di lingkungan tenda-tenda pengungsian,” pungkas dia.