Targetkan Juara Umum di PON XX Papua, KONI Jakarta Usulkan Anggaran 1 Triliun

Ketua KONI DKI Djamhuron P Wibowo dalam rapat kerja tahunan KONI DKI di Hotel Grand Cempaka

MONITOR, Jakarta – KONI DKI punya mimpi besar untuk bisa meraih juara umum di Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua 2020 mendatang. Untuk mewujudkan mimpi besar itu, KONI DKI pun mengusulkan anggaran sebesar Rp 1 Triliun kepada Pemprov DKI Jakarta.

“KONI DKI punya mimpi besar menjadi juara di PON XX Papua, untuk mewujudkan mimpi besar tersebut tentunya kami harus ditunjang dengan anggaran yang memadai untuk menyiapkan segalanya,” ungkap Ketua KONI DKI Djamhuron P Wibowo dalam rapat kerja tahunan KONI DKI di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Sabtu (4/5).

Dikatakan Djamhuron, pihak KONI sudah melakukan perhitungan secara rinci terkait anggaran untuk menunjang semua persiapan menuju PON XX hingga menjadi juara umum.

“Anggaran yang kita usulkan kepada Pemprov DKI 1 Triliun. Dan menurut kami di KONI anggaran sebesar itu sangat realistis kalau DKI ingin menjadi juara umum,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina KONI DKI Jakarta M Taufik mengatakan, Pemprov DKI sudah saatnya kembali memikirkan semua cabang olah dan organisasi KONI. Apalagi jelas Taufik, untuk turut serta dalam PON mendatang di Papua, Jakarta memiliki misi menjadi juara umum.

“Rapat kerja ini jangan hanya untuk pemenuhan organisasi. KONI harus mulai berpikir bagaimana bisa menjadikan DKI sebagai juara umum dengan semangat ayo bung rebut kembali,” jelas Taufik.

“Untuk itu Pemprov DKI sudah harus memikirkan bagaimana caranya agar KONI DKI dapat menjalankan tugas dengan baik dan menghasilkan atlet berprestasi. Kalau KONI pernah mengajukan 700 miliar, maka di Papua tidak salah mengajukan anggaran 1 triliun atau bisa lebih jika ingin jadi juara,” tambahnya.

Lebih lanjut Taufik yang juga sebagai pimpinan DPRD DKI, mengingat semua pengurus tidak main-main dalam slogan ayo bung rebut kembali. Dirinya berharap semua cabang olahraga, atlet DKI harus menjadi juara.

“Kita tidak ingin main-main dengan kalimat ayo bung rebut kembali. Untuk itu, dalam rapat kerja kali ini, seluruh cabor harus menjelaskan kondisinya secara detail,” pungkasnya.