Ilustrasi
MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelontorkan anggaran sebesar Rp 2 triliun untuk merenovasi 147 sekolah yang tersebar di enam wilayah Ibu Kota. Adapun perbaikan itu dikhususkan hanya untuk gedung SD dan SMP.
“Anggarannya sudah ada. Lelangnya sudah, kurang lebih 2 triliun,” kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono saat dikonfirmasi Rabu (24/4).
Ratiyono mengaku tak mengetahui jumlah detail masing-masing SD dan SMP yang diperbaiki. Selain itu, kata dia, anggaran setiap gedung yang diperbaiki itu berbeda-beda. Hal tersebut tergantung dari luas dan tanah di area sekolah itu.
“Kalau per gedung itu anggarannya macem-macem tergantung lantainya dan luas tanahnya,” ujarnya.
Dari total 147 gedung rusak gedung SD yang paling banyak mengalami kerusakan paling parah. Mayoritas bangunan-bangunan sekolah untuk pendidikan dasar dibangun pada masa yang lampau dan memamg sudah selayaknya diperbaiki.
“Memang yang paling banyak itu SD karena dibangun tahun – tahun lama dan memang sudah saatnya untuk dibongkar,” ujar dia.
Ratiyono menargetkan semua gedung yang direnovasi itu pengerjaannya selesai pada akhir tahun ini. Sehingga, gedung itu bisa mulai digunakan pada awal 2020 nanti.
“Desember harus selesai dan Januari sudah bisa dipakai,” katanya.
MONITOR, Kepulauan Nias - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat…
MONITOR, Tangerang Selatan - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Suwendi, M.Ag., menegaskan…
MONITOR, Jakarta - Momentum Hari Santri Nasional 2026 harus menjadi pengingat bahwa santri tidak hanya…
MONITOR, SLEMAN - Lahan yang sebelumnya kurang produktif di Dusun Manggunan, Kalurahan Caturharjo, Sleman, mulai…
MONITOR, SEMARANG - Akuakultur atau budi daya perairan berpotensi menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan…
MONITOR, Sumatera — Bencana tidak hanya berdampak pada rumah dan lahan warga, tetapi juga pada…